Selasa, 11 Februari 2020

Bupati Sumenep, Kepala Desa dan BPD Harus Mampu Menyerap Aspirasi Masyarakat

    2/11/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Kepala desa dan   BPD harus mampu menyerap aspirasi masyarakat sebagai acuan penyusunan program usulan aspirasi Desa dalam APBDes.

Pernyataan itu di sampaikan Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Dr. A. Busyro Karim pada Pembukaan Sosialisasi Pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tahun 2020-2026, di Hotel Utami Sumekar, Selasa (11/02/2020).

Bupati menyatakan ruang partisipasi masyarakat tentu saja tidak harus dilakukan sendiri atau melalui perorangan, namun melalui perwakilannya di antaranya adalah Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sehingga jika partispasi masyarakat terakomodir bisa mendorong pembangunan Desa.

“Peran BPD memiliki posisi strategis dan perannya sangat besar dalam menjawab kebutuhan masyarakat sesuai kondisi masyarakat setempat, untuk mempercepat keberhasilan pembangunan Desa,” imbuh Bupati.

Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin setiap Desa berkembang dan maju dengan pesat, mengingat Desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah, karena manakala pembangunannya tidak berjalan baik, maka akan berdampak terhadap daerah.

“Kita ingin Desa kuat, mandiri, maju dan demokratis, sehingga Kepala Desa dan BPD mampu menyerap aspirasi masyarakat sebagai acuan penyusunan program usulan aspirasi Desa dalam APBDes,” jelas Bupati.

Bupati berharap kepada kepala desa, dalam proses pembentukan panitia pengisian BPD dilakukan secara adil, transparan dan proporsional, agar tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

“Karena itu, dalam pembentukannya diharapkan mencari figur yang berfungsi sebagai penyeimbang untuk kemajuan Desa, karena BPD bukan lawan politik kepala desa, namun berfungsi sebagai saluran aspirasi masyarakat dan mengawasi penyelengaraan pemerintahan Desa,”tandas Bupati dua periode ini.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli menambahkan, peserta sosialisasi itu adalah Desa yang terpogram tahun ini melaksanakan pemilihan anggota BPD sebanyak tiga ratus dua puluh delapan kepala desa.

“Pelaksanaannya berlangsung tanggal 11 hingga 13 Februari yang terbagi menjadi tiga tahap, yakni tahap pertama jumlah pesertanya sebanyak seratus sepuluh orang, tahap kedua sebanyak seratus sepuluh orang, dan tahap ketiga sebanyak seratus delapan orang,”pungkasnya. (Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.