Rabu, 19 Februari 2020

Komisi I, Berharap Paripurna Memahami Otoritas Politik dan Moral Dalam Pembentukan BK

    2/19/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Komisi I DRPD berharap sidang paripurna pembentukan Badan Kehormatan (BK) memahami otoritas politik dan moral.

“Saya berharap khalayak publik paripurna memahami dan mempertimbangkan otoritas politik dan moral dalam pembentukan BK ini,” kata Ketua Komisi I 
 DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath. Rabu (19/2/20)

Menurutnya, BK dipilih langsung oleh seluruh anggota yang hadir di rapat paripurna. Dari 7 fraksi berhak mengajukan nama calon dan ada 5 yang akan dipilih secara demokratis. BK salah satu alat kelengkapan Dewan yang berfungsi mengontrol atau mengawasi para anggota khususnya dalam bidang etik.

“BK adalah penjaga etik di kantor ini, maka jika misalnya BK yang terbentuk tidak punya otoritas moral sebaiknya koreksi dan berefleksi,” cetusnya.

Politisi PDIP itu mengibaratkan otoritas moral dimaksud sama dengan seseorang saat berhotbah Jumat, berpidato keagamaan.

“Sarjana agama tapi kalau tidak seiya dan sekata dari apa yang ia sampaikan dengan tindakan kesehariannya, berarti itu tidak punya otoritas moral,” ujarnya.

Ia berharap agar tidak sampai karena mayoritas menjadi tidak terang dalam melihat otoritas moral. “Karena banyak tidak selalu identik dengan benar,” tegasnya.

“Ingat, anggota DPRD mempunyai hak imunitas dan berhak menyampaikan sesuatu selagi tidak melakukan tindakan kriminal. Di situ BK sebagai controling terhadap etiknya,” pungkasnya. (Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.