Jumat, 21 Februari 2020

Kunjungan kerja Deputi Bidang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Lombok Utara

    2/21/2020   No comments

MOKI, NTB-Pada hari Jum'at tanggal 21/02/2020 pukul 11.38 Wita bertempat di Auditorium Ponpes Nurul Bayan Dusun Telaga Bagek Desa Sukadana Kec. Bayan Lombok Utara telah berlangsung Kunjungan Kerja Deputi Bidang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Pencanangan Desa Bebas KDRT dan Penguatan Perempuan Tangguh Bencana Di Desa Sukadana Kec. Bayan Kab. Lombok Utara.

Hadir dalam acara tersebut : Deputi Bidang tumbuh kembang anak Dra. Lenny N Rosalin, M.Sc,Deputi Bidang perlindungan anak Nahar, S.H. Bupati KLU Dr. H. Najmul Ahyar, S.H. M.H, Kepala OPD se Kab. Lombok Utara, Pimpinan Ponpes Nurul Bayan TGH. Abdul Karim Abdul Ghafur, Kabagops Polres Lotara Kompol R. Gultom, Danramil - 03 / Bayan Kapten Inf. Turmuzi, Camat Bayan, Kades Sukadana, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua GOW KLU, Ketua Darmawanita KLU dan tamu undangan sekitar 250 orang.

Dengan Rangkaian acara sebagai berikut :
Pembacaan do'a oleh TGH. Abdul Karim Abdul Ghafur, Sambutan Bupati KLU yang intinya, Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunianya pada hari ini kita masih diberikan kesempatan bersilaturahmi ditempat ini dalam rangka kunjungan dari Kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Pemerintah dan masyarakat KLU menyampaikan selamat datang atas kunjungannya di KLU, merupakan kebahagiaan dan kehormatan tersendiri bagi kami dapat menerima kunjungan ini, semoga kunjungan makin dapat menjalin rasa kekeluargaan dan rasa persaudaraan diantara kita sesama warga bangsa, KLU merupakan satu dari sepuluh kabupaten/kota di Prov. NTB terbentuk tahun 2008.

Berikut deskripsi umum Kabupaten Lombok Utara berkaitan dengan masalah-masalah perempuan sbb : Kekerasan terhadap perempuan bahwa 1 dari 3 perempuan mengalami kekerasan, Adanya beban ganda perempuan, Putus sekolah rata-rata anak perempuan putus sekolah pada kelas 2 SMP, Partisipasi politik dan kiprah perempuan diruang-ruang publik masih rendah, Kualitas kesehatan reproduksi perempuan dengan angka kematian ibu masih relatif tinggi,Tingkat kesejahteraan perempuan terutama dalam kapasitas sebagai kepala keluarga, hampir 3 juta rumah tangga ada 3 desa terendah dalam BDT dan 21 % belum memiliki KTP, Akses pejuang pekerjaan kebanyakan bekerja disektor informal seperti pekerja rumah tangga migran 85 % perempuan, Perkawinan anak peringkat 7 tertinggi sedunia sebesar 25.71 %,"ujarnya.

Sambutan Deputi Bidang perlindungan anak Bpk. Nahar, SH yang intinya,"Kebijakan kementrian PPPA adalah melaksanakan pemberdayaan dan perlindungan anak, sekaligus melindungi perempuan sebagai wujud kepedulian kepada perempuan di wilayah KLU, dan di wujudkan oleh desa bebas KDRT, desa ramah terhadap perempuan dan anak, Harapan Kementrian PPPA menyelenggarakan kegiatan ini untuk menjadikan Kabupaten yang benar-benar ramah terhadap perempuan dan anak, dan terus meningkat penilaian KLA (Kab. Layak anak), Kasus yang terus berkembang sekarang ini terkait perempuan dan anak akan di tindak lanjuti oleh pos-pos yang ada di Desa sukadana, Harapan kami kegiatan-kegiatan ini dapat meningkatkan fungsi pemberdayaan dan perlindungan anak dan dapat terus di galakan di wilayah Kab. Lombok utara, mencegah perdagangan orang, mencegah segala bentuk kekerasan di lingkup rumah tangga,"ujarnya.

Penandatanganan Prasasti Pencanangan Desa Bebas KDRT dan Penguatan Perempuan Tangguh Bencana Di Desa Sukadana Kecamatan Bayan Kab. Lombok Utara, Penyerahan karangan bunga dari perwakilan anak Kab. Lombok utara kepada Mentri PPPA.Foto Bersama, Pukul 12.15 Wita seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan lancar dan aman.(Ivan).

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.