Rabu, 12 Februari 2020

Safari Jurnalistik, AMOS Berbagai Ilmu Bersama Siswa Siswi MA Mashlahatul Hidayah Errabu

    2/12/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Safari Jurnalistik Asosiasi Media Online Sumenep ( AMOS) bekerja sama dengan  sekolah-sekolah. Kegiatan ini, digelar sejak tahun 2019, hingga tahun 2020 terus berlanjut.

Kali ini para kuli tinta daring ini,  berbagi ilmu dengan para siswa MA Mashlahatul Hidayah Desa Errabu Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Rabu, 12/2/2020.

Kepala Sekolah Mashlahatul Hidayah, Haryono menyampaikan, keberadaan media online saat ini sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipungkiri. Setiap aktifitas sehari-hari, keberadaan media online telah mampu merangsek masuk bukan hanya dikalangan pemuda, usia 40 ke atas pun telah menikmati.

“Media online itu lebih terbuka ketimbang jenis media lainnya. Salah satu kelebihan dari media online ini yakni bisa dibaca kapanpun dan dimanapun, termasuk ketika kita sedang beperjalanan ke luar, itu masih bisa diakses,” katanya, saat sambutan sebagai pembuka Diklat Jurnalistik Amos 2020.

Keberadaan tabloid dan majalah dinding di lembaga Mashlahatul Hidayah, sebagai bagian mengasah kecerdasan menulis para siswa. Walaupun diantaranya, masih harus diperbanyak lagi pemahaman materi-materi soal jurnalistik ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Media Online Sumenep (Amos) karena telah sudi menunjang pemahaman siswa kami dengan diklat jurnalistik ini,” jelasnya.

Selebihnya, dia berpesan agar para siswa yang ikut dalam diklat jurnalistik tersebut agar fokus sampai selesai.

“Hari ini mungkin belum disadari bahwa materi jurnalistik ini penting. Tapi yang harus kalian ketahui adalah, suatu saat sebuah tulisan itu akan dicari orang, dan itu akan jadi sejarah bahwa kamu pernah ada,” tuturnya.

Sementara Ketua AMOS Achmadi Muni, menyampaikan pelatihan Jurnalistik ini bertujuan memberikan edukasi kepada generasi milenial seputar jurnalistik dan juga memberikan pelatihan cara menangkal berita hoax atau bohong.

“Dalam hal ini kami sebagai jurnalis memiliki peran untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kaum milenial. Sehingga bisa memverifikasi berita yang mengarah pada berita hoax,” ungkapnya.

Lanjut dia, dengan berbagi  ilmu  mengajarkan kebenaran tentang pers pada kaum milinia sangatlah penting,

" cita-cita pers tak hanya diperingati tahunan, melainkan diaplikasikan pada pekerjaan, mengajarkan pers kebenaran pada generasi selanjutnya," tutupnya.(Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.