Kamis, 26 Maret 2020

AJI Jakarta: Media Harus Perhatikan Keselamatan Jurnalis Saat Liputan Kasus Covid-19

    3/26/2020   No comments

Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani.
MOKI - JAKARTA : Siaran Pers AJI Jakarta. Senin (2/3/2020), Presiden Joko Widodo mengumumkan kepada publik ada dua warga negara Indonesia positif terkena virus Corona (Covid-19).

Pada Undang-Undang Pers nomor 40 tahun 1999, pers nasional memiliki peran sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial. Juga berkewajiban untuk memberikan informasi yang tepat, akurat, dan benar.

Namun, perusahaan media harus ingat dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, para pemberi kerja harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja para jurnalis. Maka kami menyerukan:

1. Perusahaan media wajib membekali alat kesehatan bagi jurnalis yang meliput perihal Covid-19.

 2. Media menjaga kerahasiaan identitas pasien dan keluarganya seperti nama lengkap dan alamat, guna menghindari kepanikan massal.

3. Media menggunakan narasumber yang berkompeten dalam kasus Covid-19.

4. Pers tidak mengutamakan sensasi dari korban dan keluarga.

5. Pemerintah wajib memberikan informasi akurat, kredibel dan transparan dalam perkara Covid-19. Demikian penjelasan Ketua AJI Jakarta
Asnil Bambani.(RH).

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.