Rabu, 22 April 2020

Camat Teluk Dalam Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Pasir

    4/22/2020   No comments

MOKI, Nias Selatan-Camat Teluk Dalam, Dionisius Wau, SE.,MM gelar kegiatan sosialisasi larangan penambangan pasir di wilayah Walo dan sekitarnya, bertempat dikantor Camat Teluk Dalam. Dalam Kabupaten Nias Selatan Propinsi Sumatera Utara, Selasa (21/04/2020).

Dihadir Kapolres Nias Selatan  AKBP I Gede Nakti Widhiarta S.I.K,. Danlanal Nias Kolonel Laut (P)  Jan Lucky Boy Siburian, SE., Kapolsek Teluk Dalam dan staf kantor camat dan sejumlah para undangan.

Camat Teluk Dalam, Dionisius Wau, SE.,MM dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil peninjauan lapangan kondisi pantai Walo masuk dalam kategori rusak berat, dan diperlukan perhatian semua pihak, termasuk Pemerintah Desa setempat terlibat dalam upaya penyelamatan pantai Walo, beber Wau.

Selanjutnya, bentuk keterlibatan Pemerintah Desa adalah dengan menugaskan Linmas Desa yang akan bertugas secara khusus melakukan pengawasan terhadap penambangan pasir secara ilegal. Membantu pihak penegak hukum dan penegak Perda mencegah penambangan pasir. Sebagai solusi terhadap perekonomian penambang pasir yang tentu akan kehilangan pekerjaan pasca penertiban. Ia juga menyarankan Pemdes untuk memberikan solusi melalui instrumen APBDES pada kegiatan pemberdayaan masyarakat, terabg Wsu.

Kapolres Nias Selatan  AKBP I Gede Nakti Widhiarta S.I.K dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya menjaga kelestarian pantai Walo, dan apabila masih ada warga yang nekat pasca sosialisasi ini, pihak penegak hukum akan bertindak tegas, tandas Kapolres.

Danlanal Nias Kolonel Laut (P)  Jan Lucky Boy Siburian, SE dalam arahannya turut menyampaikan bahwa pantai dikepulauan Nias secara umum dan Nias Selatan secara khusus adalah anugerah Tuhan yang patut dijaga. Pasir dipantai di Nias Selatan adalah termasuk yang terbaik, cantik dan menjadi keunggulan yang harus dijaga. Semua pihak tidak boleh menutup mata pada kondisi kerusakan lingkungan pantai. Pihaknya akan bekerjasama dengan penegak hukum lain dalam hal menindak para penambang ilegal, ungkap Danlanal Nias.

Sosialisasi ini ditutup dengan ruang diskusi, dengan sejumlah masukan dan solusi dalam menjaga kelestarian pantai yang ada wilayah Telukdalam sebagai aikon Ibu kota Kabupaten Nias Selatan. (doeha)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.