Jumat, 24 April 2020

Dewan Tinjau Penanganan Covid-19 & Harga Sembako di Kecamatan Gomo

    4/24/2020   No comments

MOKI, Nias Selatan-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias Selatan (Nisel) melaksanakan kunjungan kerja meninjau proses pencegahan dan penangan Corona dan memonitoring harga sembako di wilayah Kecamatan Gomo, kegiatan kunjungan kerja ini anggota dewan yang turun ke wilayah daerah Kecamatan Gomo Kabupaten Nisel Propinsi Sumatera Utara, Jumat (23/04/2020).

Komisi II DPRD Nisel yakni Wakil Ketua DPRD Nisel Fa'atulo Sarumaha, S.IP, Anggota DPRD Kristian Laia, Arman Laia didampingi staf Setwan Sejahtera Yitro Harefa tinjau kantor camat, puskesmas dan juga memonitoring harga sembako di pasar tradisional guna melihat sejauh mana penanganan Virus Corona di tingkat desa dan kecamatan serta harga kebutuhan sembako di wilayah Kecamatan Gomo.

Wakil Ketua DPRD Nisel, Fa'atulo Sarumaha, S.IP, MM mengatakan, peninjaun ini sudah dijadwalkan secara resmi melalui badan musyawarah, sebagai bentuk dari tindak lanjut aksi penanganan, dan pencegahan wabah Virus Corona. “Ya, sudah kita bahas secara resmi di badan musyawarah, tujuan kunjungan adalah Kantor-kantor kecamatan dan puskesmas-puskesmas, untuk melihat kesiapan dari instansi tersebut agar bekerja secara maksimal,” ucapnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada Camat Gomo, Puskesmas dan masyarakat agar tidak perlu panik, dan terlalu tegang dalam menghadapi situasi Virus Corona tersebut. Karena sangat berpengaruh tentang perekonomian masyarakat. “Masyarakat jangan panik dalam menghadapi wabah, yang sedang melanda,” tutur Sarumaha

Hal senada Anggota DPRD Nisel Kristian Laia menyampaikan bahwa saya mengharapkan masyarakat terus bisa bersinergi dan yakin kita mampu dan bisa melawan penyebaran virus Corona Covid-19 sehingga perekonomian akan semakin membaik dan masyarakat bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa, mari kita lawan bersama dan bantu petugas medis.

Langkah langkah yang diambil Puskesmas Gomo dalam penanganan tentang pencegahan Covid-19 sudah baik, dan puskesmas gomo menjadi barometer dalam penanganan pencegahan Covid-19., ungkap Kristian Laia.

Camat Gomo Faigiasa Tafonao menjelaskan sampai dengan hari ini. Peran pemerintah daerah sangat penting dalam menangani penyebaran virus Corona Covid-19 supaya tidak semakin meluas dan memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, baik kordinasi dan pengawasan harus selalu di lakukan sehingga Covid-19 bisa segeraw berakhir di negeri ini, kordinasi perlu di lakukan yaitu dengan melakukan komunikasi ke kecamatan dan kelurahan secara efektif.

Koordinasi yang di lakukan oleh pemerintah kecamatan secara struktural dan sistematis, diantara nya pemerintah kecamatan berkordinasi dengan pihak desa, kecamatan mengintruksikan untuk memantau dan mendata jumlah penduduk baik yang ODP (Orang dalam Pengawasan) dan PDP (Pasien dalam pengawasan) bekerja sama dengan Polsek, Babinsa dan Puskesmas, beber Camat.

Selain itu dukungan pemerintah kecamatan dalam mempersempit dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19 dengan menyediakan sarana cuci tangan umum untuk masyarakat sehingga selalu bersih, melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala baik di lingkungan.Serta memantau harga sembako dipasar kecamatan. Ada beberapa kebutuhan pokok yang naik. “Peran masyarakat sangat membantu baik pemerintah kecamatan dan team medis  membantu dalam menangani penyebaran virus Corona ini supaya berakhir dan bisa kembali normal dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa, karna masyarakat sebagai benteng utama untuk menghindari penyebaran Covid-19” ungkap Camat

Kepala UPT Puskesmas Gomo, Sahabat Jaya Buulolo, SKM menjelaskan untuk memperkuat peran kesehatan masyarakat (puskesmas) dalam penanganan virus corona dan penyakit yang ditimbulkan. Perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat dan upaya kesehatan masyarakat sesuai dengan kondisi di wilayah masing-masing desa dan telah membuat masker untuk warganya, karena itu disosialisasikan apabila berkunjung ke Puskesmas harus memakai masker. Ia tegaskan tidak menerima kunjungan yang tidak pakai masker dan sudah dua minggu telah disosialisasikan terkait upaya bersama penanggulangan Covid-19, ungkap Buulolo.

Dalam penjelasannya bahwa APD sudah diterima tapi masih hanya sekali pakai
kami juga menyediakan APD sendiri dari jas hujan plastik. Kapus juga mengharapkan Ke pemerintah melalui lembaga DPRD menyampaikan keluhan dari Puskesmas agar ada perhatian penganggaran setiap mengantar dan menjemput pasien perlu BBM di Ambulance. Karena kebijakan Kapus sendiri selama ini.

Pantauan, selesai pertemuan di kantor camat dan puskesmas tentang penangann Covid-19, dilanjutkan memonitoring harga sembako di pasar tradisional. ada beberapa kebutuhan pokok naik signifikan. (doeha)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.