Rabu, 22 April 2020

Komisi II, Pemkab Sumenep di Minta Serius Kawal PAD

    4/22/2020   No comments

MOKI, Sumenep – Ketua komisi II DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, H.Subaidi meminta pemkab  serius dalam mengawal Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena, mengingat di tahun 2019 tidak sesuai target atau masih tergolong rendah, Rabu, (22/4/2020).

Tahun lalu pendapatan tidak sesuai dengan target yang ditentukan saat perencanaan awal pembahasan dengan DPRD. Hal ini merupakan salah satu temuan dalam LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) bupati Sumenep oleh para anggota dewan.

Bahkan, banyak pendapatan yang ditargetkan tidak sesuai dengan harapan. Itu karena minimnya serapan, dan kurangnya keseriusan dari pemerintah kabupaten dalam meningkatkan PAD.

Sebagaimana dijelaskan Ketua Komisi II Moh. Subaidi, untuk pendapatan memang kurang maksimal, sebab dimungkinkan perhatian pemerintah juga tak begitu besar.

Pada akhirnya, tidak sesuai dengan harapan atau target yang ditentukan. “Tentu sangat miris, jika pendapatan tak sesuai dengan target yang ada, ” ujarnya.

Menurutnya, pemkab juga diminta serius mengawal pendapatan ini. Setidaknya ada langkah atau terobosan baru, supaya mencipta pendapatan baru.

“Selama hanya mengandalkan yang sudah ada, menoton pada retribusi, pajak hotel dan sejenisnya. Sehingga, terkesan hanya rutinitas belaka,”ujarnya.

Oleh sebab itu, pemkab dituntut untuk inovatif dalam mengelola pendapatan daerah. Yaitu, membuka ruang sektor pendapatan baru.

“Termasuk juga BUMD harus punya terobosan untuk berupaya meningkatkan PAD. BUMD harus produktif jangan cenderung merugi, ” tuturnya.

Dengan demikian, pihaknya meminta pemkab mengambil langkah supaya di 2020 ini pendapatan sesuai target dan bahkan jika diperlukan maka harus melampaui.

“Ini sudah kami tekankan kepada eksekutif dalam sidang paripurna LKPj kemarin, ” tutupnya.(Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.