Jumat, 03 April 2020

Soal Bangunan di Atas Tanah Milik PT Garam, Begini Penjelasan H.Durahman

    4/03/2020   No comments

MOKI, Sumenep - H. Durahman membenarkan soal bangunan  gudang miliknya seluas 54 m di atas tanah milik PT Garam yang berlokasi di Dusun Kauman, Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Jum'at, 3/4/2020.

Sebenarnya rencana mendirikan gudang di atas tanah milik PT. Garam yang tidak produktif itu sejak tahun 2017, dan saya  juga pernah mengajukan surat hak pake atau sewa  ke pihak PT.Garam,  bahkan  tahun 2020 pihaknya mengajukan lagi surat yang sama, namun sampai saat ini belum ada respon,

"Bangunan gudang itu  untuk tempat perlengkapan Terop saja, untuk keperluan kefayah saya gratiskan dan untuk pengantenan tanpa acara biaya 50 persen." Kata H.Durahma pada media. Jum'at (3/4)

Lanjut dia, dari ratusan warga yang mendirikan rumah atau gudang diatas tanah milik PT Garam yang tidak produktif, mungkin saya orang  yang terakhir,

"Mungkin saya orang terakhir dari ratusan warga yang mendirikan rumah atau gudang di atas tanah PT Garam. Kalau memang tanah itu diperlukan untuk pengembangan produksi oleh PT Garam saya siap kapan saja membongkarnya, tapi jangan tebang pilih harus di bongkar semua," tegasnya.

Dalam persoalan ini pihaknya  tidak menyalahkan PT Garam dan pemerintah Desa.

"Saya mohon PT Garam bijak menyikapi persoalan ini," harapannya.

Pihaknya juga memohon kepada PT Garam untuk memberikan kebijakan tanah yang tidak produktif itu agar dibuatkan MoU hak pake atau sewa kepada warga Desa Pinggirpapas yang sudah mendirikan rumah atau Gudang.

"Kami mohon kebijakan PT Garam untuk dibuatkan Mou hak pake atau sewa kepada warga yang sudah mendirikan rumah atau gudang di atas tanah yang tidak produktif" pintanya.

Dari pantauan media di lokasi yang jadi persoalan, sudah berdiri beberapa bangunan. (Sar)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.