Sabtu, 23 Mei 2020

Harga Daging Ternak Sapi dan Kerbau Di Kota Sabang Berkisar 170 s/d 180 Ribu Per Kilo Gram

    5/23/2020   No comments

Pedagang saat berjualan di Pasar daging Musiman di jalan Malahayati Kuta Barat Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, Sabtu (23/05/20)
MOKI, Sabang-Meugang kedua menjelang Hari Raya Fitri 1441 di Kota Sabang, Kota terujung Batas Wilayah RI, harga daging ternak sapi dan ternak kerbau berkisar 170 s/d 180 ribu per kilogramnya, seperti hari kemarin saat hari Meugang pertama. Demikian dikatakan oleh drh. Jaya Saputra kepada MOKI ketika ditemui tempat penjualan daging ternak di Jalan Malahayati Kuta Barat.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang Drh. Jaya Saputra pada penjelasannya mengenai hari Meugang kedua dipenghujung bulan Suci Rahmadhan mengatakan, di hari kedua Meugang tidak ada ditemukan Hati yang terkontaminasi oleh Faciolosis atau penyakit hati.

Jumlah hewan ternak yang diopotong pada hari ini berjumlah 31 ekor ternak sapi dan 3 ekor tenak kerbau, dan kemarin dihari pertama meugang jumlah hewan ternak yang disembelih, 34 ekor ternak sapi dan 2 ekor ternak kerbau. Jadi jumlah hewan ternak yang telah disembelih menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Kota Sabang sejumlah 65 ekor ternak sapi dan 5 ekor ternak kerbau, tukas Drh Jaya Saputra.

Pantauan MOKI saat meninjau pasar rakyat, harga komoditi sembako dan bahan bahan sayuran lainnya tidak banyak mengalami perubahan, kecuali harga bawang merah yang melonjak drastis. Hal ini diketahui karena beberapa hari sebelumnya harga bawang merah hanya 35 ribu/kg, dan disaat sehari sebelum meugang harga melonjak tinggi hingga 80 ribu/kg.

Pada lokasi yang sama, Sekretaris Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sabang Kerry Priono yang memimpin dilapangan selaku penegak Peraturan Daerah saat ditemui MOKI mengatakan, kami mengawasi kegiatan masyarakat sesuai dengan Istruksi Walikota tentang Pandemi Covid 19 yan harus dilaksanakan oleh masyarakat dan para pedagang musiman di pasar tradisional maupun pasar daging.

Satpol PP dan Wh kota Sabang dalam penanganan percepatan covid 19 melaksanakan tugas dan kegiatan berupa, menyebarkan himbauan tentang larangan membuka toko, ruko, cafe , kedai kopi mulai pukul 19.00 ( 17 Maret 2002 -30 Maret 2020 ) bekerjasama dgn polres, berjalan baik dan semua warga mematuhi, katanya.

Lebih lanjut juga Kerry Priono menjelaskan, kegiatan di mulai pukul 19.30 hingga 03 .30 setiap malamnya. Kemudian di pelabuhan Balohan menurunkan 46 personil, (sampai saat ini ).petugas tindak internal(PTI) sebanyak 11 orang  juga punya giat pemeriksaan bagi ASN, THL/honorer yg berangkat ke luar Sabang, yg tidak punya surat izin maka tidak boleh berangkat, yg pulang ke Sabang bila tak ada surat izin maka KTP nya di tahan dan di serahkan ke BKPSDM untuk di proses lebih lanjut.

Jam 09 .00 hingga 12 .00 merazia kedai kopi ,cafe bagi ASN ,THL, honorer yg kedapatan ngopi maka di catat identitasnya di laporkan ke Sekda. Pengamanan lainnya selama masa covid tiap malam hingga pukul 02.00 keliling memantau kerumunan dan anak sekolah untuk di bubarkan dan kembali kerumahnya, ujar Sekretaris Satpol PP Kerry.

Dikatakannya juga, untuk kegiatan meugang dari awal puasa dan menjelang lebaran tetap melakukan pengamanan baik di pasar daging , sayuran maupun pasar ikan . Mulai pukul 06.30 hingga selesai. Untuk regu WH mereka jaga di posko covid Pemda.malam takbiran kita turunkan personil 60 orang di bantu anggota Subdenpom AD., dan Polres Sabang.

Pergerakan mulai pukul 20.45 hingga selesai.Tugas Satpol PP adalah, untuk membantu Kepala Daerah dalam menegakkan Perda dan peyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kota Sabang. Satpol PP merupakan bagian perangkat daerah dalam menegakkan Perda, ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat, pungkas Kerry Priono.(Tiopan. AP)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.