Selasa, 12 Mei 2020

Satreskrim Polres Langsa Bongkar Aksi Mucikari dan Prostitusi Online

    5/12/2020   No comments

MOKI, LANGSA ACEH - Satreskrim Polres Langsa bongkar Kasus Prostitusi Online serta mengamankan 7 (Tujuh) Wanita diantaranya 2 (Dua) Wanita Mucikari, saat digelar press reliss dihadapan awak media di polres setempat. Selasa (12/5/2020).

Kapolres Langsa AKBP Giyarto, SH, SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo, mengatakan “tepatnya pada hari Sabtu tanggal 09 Mei 2020 sekira pukul 16.00 WIB tepatnya di depan Hotel Harmoni, petugas berhasil menangkap 2 (Dua) pelaku prostitusi yakni YU, (47), warga Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota dan HE, (35), warga Gampong Alur Dua, Kecamatan Langsa Baro yang diduga menjadi Mucikari”, ujar Kasatreskrim.

Dijelaskannya lagi, kedua pelaku ini berperan sebagai penghubung dan menerima pesanan dari permintaan laki-laki hidung belang yang menginginkan perempuan untuk praktek prostitusi, mereka juga menerima pesanan permintaan pekerjaan dari wanita lain yang ingin mendapatkan uang dari praktek prostitusi tersebut”, kata  Iptu Arief S Wibowo.

Selain itu, Setelah dilakukan pengembangan, Petugas kepolisian Satreskrim Polres Langsa, berhasil mengamankan 5 (lima) wanita pelaku lainnya yakni CL “32”, CJ “23”, yang kedua wanita ini warga Paya Bujuk Blang Paseh, Kecamatan Langsa Kota, Dan ketiga Pelaku berinisial DA ” 23″ warga Geudubang Jawa, FN “22” warga Alur Dua Bakaran Bate dan IF “24” warga Gampong Paya Bujuk Tunong, berasal masing-masing berada diwilayah Kecamatan Langsa Baro.

“Selain mengamankan 7 (Tujuh) pelaku Prostitusi online, pihak petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa satu unit Sepmor Honda Vario warna Hitam BL 4069 FQ, satu unit Sepmor Jupiter Z warna Biru, BL 4386 F, satu unit Sepmor Mio M Tri 125 warna Hitam, BL 4963 FAD. satu unit Sepmor Mio Soul warna Putih Merah, BL 5740 FK dan beberapa barang bukti lainnya” kata kasat Reskrim iptu Arief S Wibowo.

Lanjut kasat “Dalam menjalankan prakteknya YU dan HE, yang Diduga menjadi penghubung atau menerima pesanan permintaan lelaki yang menginginkan wanita, Kemudian laki-laki yang ingin memesan wanita menghubungi keduanya melalui via telepon.

Namun, keduanya tidak langsung mengiyakan, tapi menanyakan terlebih dahulu kepada wanita yang biasa sudah melayani laki-laki.

Namun, terkadang juga dari pihak wanita yang meminta pekerjaan kepada keduanya karena alasan butuh uang, dan kemudian keduanya yang mencarikan laki-laki tersebut, semua dilakukan secara telpon.

“Wanita yang meminta job/pekerjaan melayani laki-laki dalam minggu ini dari YU secara langsung adalah CJ dan CL. Sedangkan, atas keterangan HE, dirinya pernah menerima permintaan Job/pekerjaan dari IF, DA dan FN, pada bulan Maret yang lalu,” sebutnya.

“Atas perbuatan wanita Mucikari dan prostitusi tersebut,  ke 7 dari mereka dikenakan Pasal 296 jo 506 KUHP dan Pasal 25 Ayat 2 Qanun No. 6 Tahun 2015 tentang Hukum Jinayat." Tutup, Iptu Arief S Wibowo.(Rusdi Hanafiah).

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.