Senin, 08 Juni 2020

5 Kali Mendapat Opini WTP, Pemkab Pati Di Apresiasi Anggota Dewan

    6/08/2020   No comments

MOKI, PATI-Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pati yang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2019 mendapatkan apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.

Untuk diketahui Pemkab Pati telah lima kali memperoleh Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Semua fraksi mengapresiasi Pemkab Pati yang mampu mempertahankan Opini WTP,” ucap Ketua DPRD Pati Ali Badrudin dalam Forum Rapat Paripurna DPRD Pati, Senin (8/6).

Rapat Paripurna tersebut digelar dengan agenda penjelasan Bupati terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019.

Sementara itu Bupati Pati Haryanto mengatakan Opini WTP diberikan karena laporan keuangan Pemkab Pati telah memenuhi tiga hal yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Menurut Bupati, di satu sisi prestasi tersebut menunjukkan bahwa kinerja Kabupaten Pati dapat memenuhi unsur-unsur pengelolaan keuangan daerah yang baik.

"Di sisi lain, hal tersebut memacu kita untuk terus mempertahankan, memperbaiki, dan meningkatkan sistem pengendalian internal dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan APBD," imbuh Bupati.

Haryanto berharap komitmen dari unsur eksekutif maupun legislatif dari tingkat pengambil keputusan sampai staf pelaksana tetap terjaga. Sehingga, pengelolaan keuangan daerah tetap terjaga akuntabilitasnya.

Ia menambahkan, perolehan Opini WTP didahului proses audit oleh BPK selama dua bulan terdiri atas audit pendahuluan secara fisik dan audit terinci terhadap laporan keuangan secara daring.

"Audit terinci secara daring dilakukan karena adanya pandemi virus corona," pungkasnya. (Red)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.