Jumat, 26 Juni 2020

Diduga Balita Terkena Covid, Ternyata Kakak Si Balita Yang Positif

    6/26/2020   No comments

Hasil Test Swab dari RSUZA Kota Banda Aceh.
MOKI, Sabang-Pemberitaan tentang Balita yang diduga terkontaminasi Virus Corona hasil dari Rapid Test, ternyata bukan si Balita yang terkena Virus Corona melainkan kakaknya yang dijenguk oleh orang tuanya saat opname di RSUD rujukan dari Puskesmas Balohan.

Hal ini diketahui setelah keluar hasil Swab dari RUSZA Banda Aceh Jum’at (26/06/20) yang diterima oleh Wapemred MOKI dari Washap kepala Biro MOKI Banda Aceh. Pada table terlihat jelas keterangannya bahwa di Kota Sabang yang terjangkit Covid 19 1 orang dari 2 orang PDP.

Terbetiknya berita tentang adanya seorang Balita terkontaminasi Virus Corona yang berdomisili di Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya Kota Sabang, dan telah menghebohkan warga Kota Sabang. Namun kini semakin heboh lagi, karena yang diduga terkontaminasi adalah Balita namun yang positif Covid 19 hasil dari tes Swab ternyata kakak dari Sibalita.

Padahal sikakak yang baru baru saja sehat dari penyakit Types dan selanjutnya sibalita terjangkit demam saat jenguk sang kakak. Sebelumnya juga anak Sahrul orang tua dari Balita, juga mempunyai seorang putra yang baru juga sehat terkena penyakit Types, dan kini kakak dari sibalita dinyatakan positif Covid 19, saya jadi heran, demikian dikatakan oleh salah seorang teman dekatnya Papi.

Bagaimana sih Virus Corona atau Covid 19 dapat tejangkit dikeluarga mereka, sementara riwayat dari keluarga tersebut tidak ada pergi kemana mana melainkan dirumah saja. Masalah sakit sih sakit, sebelum dibawa ke RSUD untuk dirawat, dia dirawat di Puskesmas Balohan, apakah dia terjangkit Covid 19 saat berada di Puskesmas. 

Untuk menentukan benar tidak terkontaminasi Covid 19 memang melalui hasil Test Swab, namun hasil Test Swab tersebut bukan hanya sekali saja dan masih harus dilakukan lagi Test Swab kelanjutan. Hal ini adalah untuk menentukan kepastian dari si pasien benar benar positif seperti hasil test Swab yang pernah dilakukan oleh pasien asal Kabupaten Simeulu, tukas Papi.

Sementara itu ketika Wapemred MOKI menhubungi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sabang dr. Titik Yuniarti yang berkompenten untuk member keterangan tentang keadaan pasien yang tenyata positi Covid 19 melaui Telepon selularnya tidak bisa dihubungi.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Kadiskes Kota Sabang dr Titik Yuniarti tidak menjawab telepon Wakil Pememimpin Redaksi Media Online Kabar Investigasi. Padahal untuk pemberitaan mengenai Tugas Gugus Covid 19 seperti kita ketahui adalah wewenang Kadiskes.(Tiopan. AP)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.