Selasa, 30 Juni 2020

Kadis Kesehatan Dan Keluarga Berencana Kota Sabang Nyatakan Mundur Dari Jabatannya

    6/30/2020   No comments

Surat Pengunduran diri dr. Titik Yuniarti MKT dan SK Sajuddin SH selaku Plt Kadis Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang.
MOKI, Sabang-Kepala Dinas Kesehatan dan Kerluarga Berencana Kota Sabang dr. Titik Yuniarti MKT melayangkan surat mengundurkan diri dari Jabatannya dengan nomor istimewa, kepada Walikota Sabang tertanggal 22 Juni 2020, dengan tembusan Ketua DPRK Sabang, Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia Kota Sabang. 

Adapun alasan pengunduran dirinya, dikarenakan tidak mampu menjalankan tugas sebagaimana mestinya, akibat kondisi kesehatannya semakin menurun. Dia ingin focus mengurus anak atau tidak ingin jauh dari keluarga. Dengan demikian dr Titik Yuniarti MKT secara resmi mohon izin dari Bapak Walikota Sabang Nazaruddin S.I.Kom, dan sekaligus mohon maaf bila ada kesalahannya saat dia menjadi Kadis Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang.

Memenuhi dan menanggapi permintaan pengunduran diri Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang maka, Walikota Sabang Nazaruddin S.I.Kom membuat Surat Keputusan tertanggal 23 Juni 2020 Menunjuk Pegawai Negeri Sipil Daerah an. Sajuddin SH Nip 196305201992031010 dengan Pangkat Golongan/Ruang Pembina TK I/ IVb jabatan Sekretaris Dinas Kesehatan dan Kebersihan.

Sajuddin SH ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang. Disamping jabatan Pokoknya sebagai Sekretaris pada Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 23 Juni 2020 sampai adanya Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang yang Definitif.

Fernan salah seorang aktifis di GeRak Aceh pada keterangannya kepada Wapemred MOKI saat dimintai pendapatnya mengenai pergantian tersebut mengatakan, Walikota Sabang harus segera menetapkan Kadis Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang  yang Degfinitif.

Dalam situasi seperti ini dibutuhkan Vigur Kadis yang dapat menggantikan peran dalam penanganan Pandemi Covid 19. Kadis harus berlatar belakang seorang dokter atau kesehatan masyarakat yang paham terkait pandemic dan penyebaran penyakit, ujar Fernan.

Lebih lanjut dikatakannya juga, kalau tidak ada ASN yang dokter atau M.kes cukup kepangkatannya maka dicari dari luar Kota Sabang. Namun demikian, bila ada yang berlatar belakang kesehatan namun bukan dokter maupun M.kes, tapi dia mampu memimpin dan menaggulangi Covid 19 itu lebih baik lagi jadi Definitif.

Baperjakat harus mempertimbangkan dengan lebih jeli dan menelusuri latar belakang calon Kadis Definitif, agar kedepannya tidak terkendala dalam penangan bencana Covid 19 yang telah mengkhawatirkan seantero dunia. Meskipun gelar ASN tersebut bukan berlatar Kesehatan, namun dia telah cukup lama terjun di bidang kesehatan dan mampu menghadapi tantangan pandemic, tidak salah bila dia ditetapkan menjadi Kadis Kes dan KB Definitif, tukas Fernan. (Tiopan. AP)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.