Rabu, 17 Juni 2020

Menjaga Arus Keluar Masuk Sabang Diberlakukan Pemeriksaan Ticket Kapal Dan Standart Penumpang Kapal Sesuai Protocoler Covid

    6/17/2020   No comments

Ketika Pemeriksaan Ticket di KMP BRR kepada para penumpang
MOKI, Sabang-Nakhoda KMP BRR Capt.Mohd Nur ketika ditemui Wapremred MOKI (13/06/20), saat pelayaran dari Pelabuhan Balohan menuju Pelabuhan Ulhee Lheue mengatakan, Tujuan kita melakukan pemeriksaan ticket ini karena kita dapat mendata berapa jumlah penumpang yang berticket dan yang tidak bertiket dengan demikian kita bisa menjumlah berapa penumpang yangberada diatas kapal ini selama pelayaran, ujar Capt. Mohd Nur.

Dikatakannya juga, Dengan diberlakukannya pemeriksaan ticket maka, terhindarlah para penumpang dari calo – calo ticket yang memasukkan penumpang tanpa ticket. Dan kita bisa sharing ke masyarakat bahwa tujuannya kita memeriksa ticket ada keuntungannya, terutama akan mendapatkan Asuransi bila ada terjadi kecelakaan laut, karena asuransi akan membayarkan ansuransi penumpang kapal sesuai dengan daftar manifes penumpang kapal.

Hal ini akan selalu kami sosialisasikan kepada masyarakat yang akan turut berlayar agar mengetahuinya. Begitu juga dengan anjuran Pemerintah mengenai pencegahan covid 19, kami telah melakukan standar dari jumlah penumpang, yaitu separuh dari jumlah muatan penumpang yang dapat diangkut, katanya.

Lebih kanjut Mohd Nur menjelaskan, maka dari itu setiap satu kursi penumpang diselang atau dikosongkan, begitu juga sesuai hasil rapat Gugus covid maka diputuskan harus mengikuti standart protocoler dan setiap penumpang harus memakai master.

Para penumpang harus menjaga jarak dan juga ketika mermeriksa ticket, juga melakukan pemeriksaan penupang yang tidak memakai masker, dengan demikian standarisasi penumpang yang bisa diangkut berlayar telah memenuhi syarat syarat penumpang kapal, jelas Nahoda KMP BRR

Diterangkannya kembali bahwa, maksimal penumpang kapal KMP BRR sekitar tiga ratusan penumpang dan sekarang ini jumlah penumpang yang ada berjumlah 153 orang, jadi telah memadai sesuai anjuran dan protokoler yang berlaku hanyua 50 persen dari jumlah maksimal penumpang. Sementara untuk kendaraan yang bisa diangkut tidak dibatasi, sesuai dengan batas angkut kendaraan saja. 

Harapan kami selaku Pemabawa penumpang kepada Pemerintah adalah saling menjaga karena keadaan covid  ini dan saya mengharapkan para penumpang juga saling menjaga dengan mengikuti anjuran protokoler wajib memakai masker dan ajuran anjuran lainnya sesuai dengan petunjuk seperti sebelum menaiki kapal agar steril maka harus cuci tangan dulu dan semua itu telah alat telah dipersiapkan Tim gugus covid pada setiap pelayaran selalu ikut berlayar, baik itu sebelum berlayar maupun setelah turun kapal di pelabuhan Ulhee Lheue. tukas Capt Mohd Nur.

Pada kesempatan yang sama, Danton Pam Gugus Covid Muhammad Nur dari TNI AL saat ditemui mengatakan, kami selaku Tim gugus covid dari TNI AL siap menerima perintah dan melaksanakan tugas dari pada Komandan Gugus Covid di Sabang, untuk melakukan pemeriksaan ticket dan sekaligus perlengkapan dari pada penumpang yang dari sabang. Dan kami selaku PAM Covid juga melakukan pemeriksaan lebih ketat lagi bagi penumpang yang berasal dari pelabuhan Ulhee Lheue khususnya yang bukan penduduk Sabang.

Harapan kami kepada para penumpang, hendaknya mengikuti aturan sesuai dengan standarisasi Covid calon penumpang ketika berada dipelabuhan, agar ketika memasuki kapal telah steril bagaiman yang kita harapkan bersama.  Mengenai jumlah penumpang anjuran dari Pemerintah Kota Sabang sebanyak 50 % dari jumlah maksimal penupang, sudah merupakan hal yang benar dan sepengamatan kami selama pelayaran ini, sudah sesuai dengan jarak yang dianjurkan dan dengan menjaga jarak, pungkas Danton Gudus Covid Muhammad Nur. (Tiopan. AP)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.