Senin, 29 Juni 2020

Pemerintah Desa Bicabbi Yakin Penyaluran BLT DD Tidak Tumpang Tindih

    6/29/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Pemerintah Desa Bicabbi Kecamatan Dungkek Sumenep, Madura, Jawa Timur menyalurkan BLT-DD tahap pertama Penyerahan Bantuan BLT DD di serahkan secara simbolis oleh Kepala Desa Bicabbi H. Faraid di saksikan Forpimka dan pendamping desa bertempat di balai desa. Senin, 29/6/2029

Kepala Desa Bicabbi H. Faraid yakin penyaluran BLT-DD tak akan tumpang tindih, program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa berisiko kecil terjadinya overlapping (tumpang tindih). Sebab, mekanisme pemberian BLT telah disesuaikan agar tepat sasaran.

"Penerima BLT Desa adalah mereka yang miskin dan kehilangan mata pencaharian akibat Covid-19. Dari situ jelas sekali bahwa penerima BLT Desa adalah KMB (keluarga miskin baru). Jadi ya kecil sekali akan overlapping," katanya. Senin (29/6/2020)

Menurutnya, sasaran utama penerima manfaat BLT ialah keluarga miskin yang belum pernah tercatat menerima bantuan pemerintah. Misalnya Program Keluarga Harapan (PKH) atau program Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT) dan bantuan sosial lainnya.

Selain itu, mekanisme pendataan penerima manfaat berbasis Rukun Tetangga (RT) dan relawan program BLT diyakini lebih akurat. Mengingat mereka lebih memahami kondisi keluarga yang dikatakan layak menerima bantuan sosial dari anggaran dana desa ini.

"Jadi ya kecil sekali akan overlapping (BLT) dengan penerima PKH atau BPNT juga bansos lainnya," tambahnya.

Lanjut dia, penyaluran BLT-DD tahap pertama sebanyak 100  KK,  per KK menerima Rp 600 ribu terhitung tiga bulan ( April, Mei, Juni).

"Semoga dengan bantuan tersebut dapat mengurangi beban mereka selama COVID ini," ungkapnya

Sementara Camat Dungkek Drs. Moh. Zaini, MM berharap, penyaluran bantuan BLT bersumber dari Dana Desa betul-betul tepat sasaran, bisa meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini.

"Ini merupakan komitmen Pemerintah Pusat untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Dana Desa di peruntukkan bagi warga yang tidak tersentuh bantuan yang tidak masuk pada Data DTKS, serta memang betul-betul membutuhkan akibat wabah pandemi Covid-19," tuturnya.

Dia berharap uang tersebut di pergunakan sebaik mungkin dan bisa mengurangi beban dampak Covid-19,

"Pergunakan uang tersebut untuk kebutuhan pokok sehari-hari, dan mari kita tetep menjaga kondisi kecamatan Dungkek dengan tetep memperhatikan dan berpedoman pada protokol kesehatan, yang mana sampai saat ini masih tetap di zona hijau," tutupnya. (Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.