Selasa, 09 Juni 2020

Plt. Gubernur Aceh Diminta Evaluasi Dan Merlakuan Penyegaran Terhadap UPTD IBI Saree

    6/09/2020   No comments

Ketua dan Anggota Komisi II DPRA serta Dinas Peternakan Aceh saat menuju Lokasi Peternakan Sapi kurus UPTD IBI Saree Kabupaten Aceh Besar.
MOKI, Aceh Bedsar-Matinya satu persatu Sapi serta kondisi sapi lainnya yang sangat memprihatinkan dan dikelola oleh UPTD Inseminisasi Buatan dan Inkubator (IBI) Saree Kabupaten Aceh Besar, membuat Komisi II DPR Aceh meradang dan meminta kepada Plt Gubernur Aceh untuk segera melakukan evaluasi terhadap UPTD IBI Saree, Kabupaten Aceh Besar.

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang langsung turun kelapangan didampingi oleh Dinas Peternakan Aceh, menemukan kesalaham dalam pengelolaan sapi, sehingga sapi sapi tersebut telihat kurus dan tidak terurus serta sangat memprihatinkan.

Oleh karena itu kita minta kepada Plt Gubernur Aceh untuk melakukan penyegaran terhadap UPTD IBI Saree, tukas Ketua Komisi II DPR Aceh Irfan Nusir, Senin (8/6/2020) kepada wartawan setelah peninjauan kelokasi UPTD IBI Saree.

Ketua Komisi II DPRA Irfan Nusir beserta anggota Komisi II DPRA melakukan Peninjauan kelokasi UPTD IBI Saree, setelah sebelumnya melakukan rapat dengan Dinas Peternakan di DPR Aceh. Tujuan pemanggilan Kepala Dinas Peternakan Aceh ke DPRA, untuk dipertanyakan terkait sapi kurus yang ada di UPTD IBI Sare yang sedang jadi perhatian publik.

Dikatakannya juga bahwa, pihak UPTD Inseminasi Buatan dan Inkubator (IBI) Saree selama ini tidak pernah menyampaikan laporan kepada Dinas Peternakan Aceh, padahal seharusnya laporan tersebut harus ada pada tiap-tiap minggu, tukas Irfan Nusir. 

“Maka dari itu Irfan Nusir secara tegas meminta kepada Gubernur peninjauan lokasi Aceh untuk dilakukan evaluasi dan Me-recommended, agar UPTD ini segera dievaluasi oleh Gubernur Aceh ”
Irfan Nusir juga menjelaskan bahwa, fakta dilapangan menunjukkan kondisi sapi saat ini berumlah 400 ekor dalam kondisi kurus, dan tanpa ada pakan serta seperti tidak terurus secara benar. Dan menurut warga setempat, karena kondisi sapi yang demikian dan sangat memprihatinkan, maka ada beberapa ekor sapi yang mati.

Keadaan tersebut sangat bertolak belakang dengan rencana awal, dimana Pemerintah Aceh membangun perencanaan dengan anggaran yang besar. Hal ini patut kita duga ada sesuatu yang harus ditelusuri karena pengelolaan sapi tidak sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, pungkas Ketua Komisi II DPR Aceh Irfan Nusir. (Wapemred)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.