Senin, 20 Juli 2020

Bupati Sumenep Berharap Pukesmas se Kabupaten Sumenep Bisa Melakukan Pengambilan Swab

    7/20/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Pandemi Covid-19 Bupati Sumenep, Madura Dr. KH. A Busyro Karim  mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk pelayanan pengambilan swab, sebagai upaya memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat. 

“Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memprogramkan pelatihan pengambilan swab kepada petugas medis Puskesmas, supaya layanan kesehatan di Kecamatan itu bisa melakukan swab kepada masyarakat,” ungkapnya.

Diharapkan jika seluruh Puskesmas di Kabupaten Sumenep bisa melakukan pengambilan swab agar mengurangi beban kerja di Labkesda Kabupaten Sumenep, sekaligus memudahkan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan swab.

“Saat ini, hanya Puskesmas Kecamatan Pasongsongan bisa melakukan pengambilan swab, sehingga Dinkes mulai besok, segera memberikan pelatihan petugas medis di Puskesmas, supaya semua Puskesmas bisa melayani pengambilan swab,” imbuh Bupati dua periode ini.

Bupati mengungkapkan, selain meningkatkan SDM petugas medis di Puskesmas, juga memprogramkan pengadaan peralatan swab, karena saat ini, setiap Puskesmas belum mempunyai perlengkapan untuk memberi pelayanan tes swab kepada masyarakat.

“Termasuk rencana membeli mobil yang mampu melakukan tes swab virus corona (Covid-19) dan memiliki laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR), agar tidak perlu berlama-lama menunggu hasilnya yakni biasanya 10 hari atau lebih,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan pelayanan pengambilan tes swab di Puskesmas dan mobil PCR, menyesuaikan dengan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) terbaru tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Karena aturannya baru tentu saja pemerintah daerah harus mulai mempersiapkannya, agar pencegahan dan pengendalian Covid-19 bisa dilakukan mulai tingkat bawah atau desa dengan membentuk kampung tangguh baik tangguh kesehatan, SDM, ekonomi dan keamanannya,” imbuh Bupati.

Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Darman S.I.K menambahkan, peresmian kampung tangguh sebanyak 300 desa, satu kampung tangguh pelabuhan dan satu kampung tangguh Tempat Pelelangan Ikan (TKI) di Sumenep. Hanya saja peresmian kampung tangguh itu dilakukan di Desa Kaduara Timur Kecamatan Pragaan.

“Hingga saat ini, total kampung tangguh semeru di Kabupaten Sumenep sebayak 344 kampung, sebagai upaya penanganan pencegahan Covid-19 . Untuk itulah diharapkan seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan program kampung tangguh, karena peran serta masyarakat sangat penting dalam penanganan pencegahan Covid-19,”pungkasnya.(Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.