Minggu, 05 Juli 2020

Bupati Sumenep, KBM SMP Dan SMA Aktif Kembali Hanya Kepulauan

    7/05/2020   No comments

MOKI, Sumenep - New Normal di tengah wabah Covid-19  Bupati Sumenep, Madura Dr. A Busyro Karim  merencanakan membuka kembali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka, jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kecamatan Kepulauan. Minggu,5/7/2020.

"Di era New Normal di tengah wabah Virus Corona atau Covid-19, KBM  hanya khusus SMP dan SMA di kecamatan kepulauan," kata Bupati Sumenep A. Busyro Karim. 

Alasannya, hingga saat ini, wilayah kecamatan kepulauan termasuk zona hijau, karena tidak ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga SMP dan SMA di kecamatan pada zona merah tidak melaksanakan KBM tatap muka.

“SMP dan SMA sederajat di kepulauan seperti di Kecamatan (Pulau) Kangean, Sapeken, Giligenting dan Kecamatan (Pulau) Masalembu bisa melaksanakan KBM secara tatap muka, sedangkan di Kecamatan Talango belum dilakukan KBM tatap muka, karena termasuk zona merah akibat ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya.

Namun, sebelum Pemerintah Daerah melaksanakan kebijakan itu, seluruh SMP dan SMA sederajat di kepulauan harus memenuhi persyaratan, di antaranya wajib menyesuaikan dengan kenormalan baru (new normal), melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, mendapatkan izin orang tua siswa dan izin Pemerintah Daerah.

Untuk itulah, pihaknya harus mengetahui sejauh mana kepastian kesiapan penyelenggara pendidikan itu untuk melaksanakan kebijakan KBM tatap muka di lembaganya, supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Kalau semua SMP dan SMA di kepulauan sudah siap memenuhi syarat itu, tentu saja bisa melaksanakan KBM secara tatap muka di tahun ajaran baru ini,” tegas Bupati dua periode ini.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Carto, MM mengungkapkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan setiap sekolah yang ada di kepulauan untuk mengaktifkan kembali KBM tatap muka, sekaligus memenuhi persyaratannya.

“Kami juga segera membuat jadwal rapid test kepada guru SMP dan SMA yang berasal dari wilayah daratan sebelum berangkat ke kepulauan untuk mengajar, guna mengetahui dan memastikan tidak terinfeksi Covid-19,” pungkasnya.(Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.