Selasa, 14 Juli 2020

Di Sumenep, Ratusan Wanita Resmi Menjanda

    7/14/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sejak bulan Januari hingga Juni  752 Wanita resmi menjanda. Selasa. (14/7/2020)

Panitera Muda (Panmud) Hukum PA Sumenep, M. Arifin, menjelaskan, perceraian tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Namun yang paling dominan adalah perselisihan terus menerus.
Ada faktor ekonomi, murtad, poligami dan meninggalkan satu pihak. Tapi yang paling dominan perselisihan terus menerus.

“Cerai talak ada 279 kasus, kemudian cerai gugat terdapat 473 kasus. Jadi totalnya 752 kasus perceraian,” jelasnya.

Arifin sapaan akrabnya, menambahkan, selama pandemi Covid-19, jumlah perkara perceraian sempat mengalami naik turun. Misalnya, pada bulan Maret masih tinggi lalu dua bulan berikutnya turun.

“Bulan April dan Mei mengalami penurunan karena pandemi. Dan, akhir Juni kembali menanjak dengan ratusan perkara,” katanya.

Lanjut dia,  sebelum diputus, kasus perceraian telah melalui banyak tahapan. Termasuk dilakukan mediasi kedua pihak agar menemukan solusi dan mengurungkan niat untuk bercerai.

“Mediasi itu sebagian sukses, dan sebagian lainnya tidak sukses sehingga berkahir dengan perceraian,” imbuhnya.(Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.