Minggu, 12 Juli 2020

Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman ; Diharapkan Jubir Covid Provinsi Aceh Kabupaten/Kota Meningkatkan Kinerjanya, Jangan Sampai Berita Hoax Merajalela

    7/12/2020   No comments

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh) Tarmilin Usman
MOKI, Banda Aceh-Tidak akuratnya informasi COVID 19 yang diberikan oleh Jubru Bicara Gugus Covid 19 kepada wartawan, baik itu dari Jubir Gugus COVID Provinsi Aceh maupun Juru Bicara Tugas Gugus COVID di Kabupaten/Kota, hal ini menjadi keluhan para kuli tinta kala melaksanakan tugas jurnalisnya, demikian dikatakan oleh Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman.

Dikatakannya juga, Yang paling disayangkan, Juru Bicara Pemerintah Aceh yang nota bene Jubir Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 dinilai bagai tak berfungsi, sehingga bagai mati suri pemberitaan Covid 19 di Aceh, padahal setiap satu hari harus ada pemberitaan dari para Juru bicara setiap tugas gugus covid

Bila Kita tanya kepada Kadis Kesehatan, katanya hubungi Jubir, dan ditanyakan kepada  jubir belum ada masuk data. System kerja apa ini, bagimana cara mereka berkoordinasi sesama Tim Tugas Gugus COVID, tukas Ketua PWI Aceh dengan tegas dihadapan di Banda Aceh, Minggu (12/07/20) pagi.

Seharusnya kondisi seperti itu jangan dibiarkan sebab, akan berakibat fatal karena akan terjadi informasi yang tidak sama, dan kalau sudah begitu akan terjadi multi tafsir yang berbeda. Hal perbedaan informasi ini terjadi pada sepuluh hari belakangan dan perlu penegasan dari Tim Gugus Covid.

Ditegaskannya, kepada penanggung jawab gugus tugas Covid agar dapat menata kembali karena akibat tidak ada ketegasan maka akan terjadi kesimpang siuran dalam pemberitaan dan akibatnya dimasyarakat akan terjadi perbedaan pendapat mengenai situasi darurat Virus Corona.

Hal ini sangat penting sekali sebab, Media mempunyai peranan dan tugas yang sangat penting sekali dalam menekan kasus Covid ini. Khalayak akan menafsirkan yang berbeda dari maksud dan tujuan dari pada Tim Tugas Gusus Covid itu sendiri, kesimpang siuran itu akan dapat mencekam dan terjadi segala opini di medsos, tegas Ketua PWI Aceh Tarmilin.

Ditambahkannya, awal penataan terjadinya kasus Covid mengenai informasi sudahlah benar, segala sesuatu tentang perkembangan Covid akan disampaikan oleh Juru Bicara Tim Gugus Covid, pada jam 15.00 wib pada setiap harinya, hal ini sudah benar dan berjalan.  

Semua keluhan dan alasan yang disampaikan oleh para Wartawan sudahlah benar, sebab sebagian media ada yang mendapatkan info yang lebih cepat. Sementara Juru Bicara Tim Gugus Covid mengatakan belum ada data atau info nya, hal ini bagai ada kasta dalam mendapatkan informasi, ujar Tarmilin Usman.  

Ketidak benaran mendapatkan informasi dari Juru Bicara seperti yang diinginkan wartawan, agar informasi tersebut diketahui oleh masyarakat tidak terpenuhi. Hal ini bagaikan terjadi anak tiri dan anak kandung dalam memerikan informasi Covid 19, ada apa dengan semua ini, ujar salah seorang wartawan senior saat peliputan. 
 
Kita harus melihat dan mencontoh apa yang sudah dilakukan oleh Tim Jubir Covid Pusat. Di Provinsi Aceh hal tersebut juga dapat diterapkan dan dilaksanakan asalkan serius dengan kerjasama yang baik. 

Harapan kita, agar semua itu dapat ditata kembali dan jangan sampai ada berita berita Hoax di Medsos, efek dari pada ketidak benaran informasi dari Tim Gugus Covid Aceh maupun Kabupaten/Kota, pungkas Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman. (Tiopan. AP)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.