Jumat, 10 Juli 2020

Peningkatan Ketertiban dan Pelayanan di Pintu Masuk Pelabuhan Ulhee Lherue Menuju ke Kota Sabang Harus Lebih Ditingkatkan.

    7/10/2020   No comments

Terlihat antrian calon penumpang di Posko Sabang di Pelabuhan Ulhee Lheue, Jumat (10/06/20) siang.
MOKI, Sabang-Sekretaris Daerah Kota Sabang, Drs. Zakaria MM pada keterangannya mengatakan, Pemerintah Daerah akan selalu terus meningkatkan pengawasan terutama di Pintu Masuk Pelabuhan, baik itu Pelabuhan Ulhee Lheue maupun Pelabuhan Balohan. Hal ini dikarenakan adanya satu orang terkontaminasi Positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

Dengan telah terkontaminasinya salah seporang warga hasi Test Sweb baru baru ini maka, membuat kita harus lebih waspada dengan cara memperketat jalur pintu masuk ke Kota Sabang Adanya pasien positif di Kota Sabang, membuat kami harus lebih waspada dengan memperketat jalur pintu masuk, demikian dikatakan oleh Sekda Kota Sabang Drs.Zakatia beberapa hari yang lalu pada rilisan Persnya, Selasa (07/07/20).

Dikatakannya, selama pandemi Covid-19 berlangsung, pengelolaan dan pengawasan keamanan di Pelabuhan Ulee Lheue terus ditingkatkan dan ditangani secara bersama-sama. Sejauh ini Pemko Sabang sudah menyediakan ruang isolasi dan dua tempat check point untuk penanganan pandemi Covid-19 dan juga sudah menyiapkan form yang harus diisi para pendatang baik dari Aceh maupun dari luar Aceh.

Diharapkan, adanya sinergitas antara personil dari Gugus Tugas Kota Sabang yang bertugas di Pelabuhan Ulee Lheue dengan pihak dari Pemko Banda Aceh, untuk terus bekerja sama dalam mengawasi dan mengamankan jalur transportasi demi meminimalisir penyebaran Virus Corona, kata Zakaria.

Namun yang terjadi dilapangan saat diliput oleh Wapemred Kabar Investigasi Jum’at (10/07/20) siang, petugas yang jaga di Posko Pengisian Formulir Survein Imigrasi Kota Sabang yang berada di Pelabuhan Ulhee Lherue belum terlihat ada ditempat, dan melihat langsung para penumpang mengeluh karena keterlambatan para petugas saat mereka hendak mengisi Formulir.

Menurut keterangan salah seorang petugas di Pelabuhan Ulhee Lheue yang tidak mau disebutkan namanya pada pemberitaan ini, bahwa kejadian tersebut kerab sekali terjadi sehingga saat pengisian Formulir menjadi tidak egfektif terutama bagi yang bukan penduduk Kota Sabang, ujarnya.

Seharusnya, pada saat pengisian formulir para petugas dapat lebih jeli melihat calon para penumpang, apalagi yang bukan penduduk asaal Aceh seperti yang diharapakan oleh Pemerintah Daerah melalui Bapak Sekda, pada pemberitaan sebelumnya.

Pada Posko yanag ada sekarang ini, di Pelabuhan Ulhee Lheue sangatlah sempit dan minim lokasi yang dingin bagi para calon penumpang saat pengisian dan meminta Formulir, mereka terlihat antri dan berpanas panasan. 

Diminta Pemerintah Kota Sabang melalui Tim Gugus Covid dapat membuat tenda agar para calon penumpang dapat terlindung dari teriknya matahari. Begitu juga bagi para petugas Posko, harus stanbay lebih awal 2 jam dari jadwal keberangakatan kapal, hal ini demi kelancaran sebagaimana yang diharapkan oleh Pemko Sabang, tukas petugas Pelabuhan UlheeLheue tersebut. (Tiopan. AP)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.