Senin, 17 Agustus 2020

Anita Ngatmiati, SE "Kartini Masa Kini" Pejuang Ekonomi

    8/17/2020   No comments

MOKI, PATI-Anita Ngatmiati, SE. Lahir 26 Juni 1975, dari pasangan S. Hasan Basri (Alm) dan Suwarsih di Desa Tambahmulyo, Kecamatan Gabus Kabupaten Pati.

Perempuan satu ini dilahirkan dari keluarga petani yang sangat sederhana dan miskin, bahkan waktu kecil mengenyam pendidikan sekolah dasar selalu mendapat ejekan dari teman-teman bermain juga teman sekolah.

Baik itu dari segi baju dan sepatu yang dipakainya bahkan sampai peralatan sekolah selalu menjadi ejekan oleh temannya, karena orang tuanya tidak bisa membelikan baju dan sepatu yang bagus seperti yang dipakai oleh teman-teman sekolah yang anak dari orang kaya.

Meskipun mendapat ejekan dari teman, Anita Ngatmiati tidak pernah merasakan malu dan terus menempa ilmu dibangku pendidikan sampai selesai hingga lulus Sarjana Ekonomi.

Setelah beranjak dewasa, Anita sempat menjadi kembang desa sehingga tahun 1995 setelah menyelesaikan Sarjana Pendidikan Ekonomi ketemulah Joko Susilo yang menjadi pasangan hidup hingga sekarang.

Setelah menjalin rumah tangga bersama Joko Susilo, yang dianugerahi dua orang anak perempuan Odivica Melati Sukma dan Odivici Okctora Ramadhani Sukma ternyata perjuangan Anita Ngatmiati belum selesai. Karena harus berjuang untuk merubah ekonomi untuk biaya hidup dan biaya sekolah kedua anaknya.

Anita dan Joko Susilo sempat membuka usaha rosokan, tetapi nasibnya juga masih belum mujur. Usaha rosokannya harus jatuh bangun, apalagi modal untuk usaha rosokan hasil pinjam dari bank. Usaha rosokan bangkrut dan masih menanggung angsuran cicilan di bank tiap bulannya.

Meskipun usaha rosoknya bangkrut, Anita Ngatmiati tidak pantang menyerah yang akhirnya beralih usaha ternak sapi. Dari usaha ternak sapi inilah, dengan kesabarannya ekonomi meningkat sehingga bisa menghantarkan anak pertamanya hingga S2 di pertinggi ternama di Semarang.

Dari perjuangan, kesabaran dan ketekunan menjalankan usaha. Anita Ngatmiati yang setia didampingi suaminya Joko Susilo menuai hasil, sekarang sudah sukses menjadi pengusaha besar bidang ternak Sapi.

Inilah perjuangan seorang perempuan untuk meningkatkan ekonomi dalam keluarga patut menjadi contoh perempuan-perempuan mandiri yang tidak harus bergantung pada penghasilan dari suami. Tetapi berkat seorang suami yang setia dalam mendapingi dalam suka dan duka layak dicontoh oleh perempuan lainnya agar bisa meneladani Perjuangan Kartini untuk menjadi "Kartini" masa kini pejuang ekonomi. (Aris)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.