Senin, 31 Agustus 2020

Kasat Lantas Polres Sumenep, Angka Kecelakaan Menurun 30%

    8/31/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Angka kecelakaan diwilayah hukum Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur tahun 2020 menurun 30% dibandingkan tahun 2019.
Pernyataan itu disampaikan Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Deddy Prasetyo. Senin (31/8/2020)

Pihaknya terus melakukan edukasi dengan himbauan - himbauan dan masang baleho tentang menjaga keselamatan dan prefrensip penindakan fatalitas lakalantas yang dapat menimbulkan atau menjadi potensi fatalitas lakalantas utamanya pengedara menggunakan henfon, tidak mengunakan sabuk, pengendara melawan arus dan lainnya yang dapat menyebabkan lakalantas.

"Untuk menekan terjadinya lakalantas kami terus melakukan Dikmas yang melalui media online, medsos,  Instragram, penyuluhan, imbauan dan lainnya," kata Deddy Prasetyo Kasat Lantas Polres Sumenep. Senin (31/8)

Lanjut dia, pihaknya setiap hari  melakukan pengaturan jalan dan penjagaan untuk menekan angka kecelakaan,

"Kami terus melakukan pengaturan dan penjagaan dan hati hati daerah yang rawan terjadi kecelakaan di  jalur jalan raya Nambakor,  Saronggi Sampek Prenduan," jelasnya.

Untuk itu pihaknya berharap semua masyarakat aktif sadar terbit berlalulintas, utamanya etika lalulintas juga diterapkan sehingga kita bisa menghargai pengguna jalan lainnya, salah satu contoh ketika ada orang  mau menyebrang jalan,  kita harus mengurangi kecepatan kendaraan dan memberikan kesempatan kepada orang tersebut, kalau mau menyalip  kita harus pastikan punya haluan dan jaga jarak,

"Kalau kita terapkan etika berlalulintas insyaallah akan menekan terjadinya angka kecelakaan," ujarnya.

Menurutnya, kasus lakalantas banyak terjadi terutama pengendara di anak dibawah umur,
pihaknnya mengimbau pada setiap orang tua anak-anak di bawah umur untuk tidak mengendara.

"Karena di jalan raya itu resikonya tinggi, bukan hanya mengalami luka ringan atau berat, tapi bisa juga menyebabkan meninggal dunia," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya berharap pada setiap masyarakat atau pengendara lalu lintas di jalan raya untuk menjunjung tinggi etika berlalu lintas.

"Kami berharap pada masyarakat terutama warga Sumenep agar tertib berlalu lintas dan saling menghargai sesama pengguna jalan," tandasnya. (Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.