Selasa, 08 September 2020

Pada Acara Vicon Yang Dilaksanakan Korem 012/TU di Makodim 0112/Sabang, Setiap Konflik Harus Diselesaikan Secara Orang Timur

    9/08/2020   No comments

Peserta acara Video Confren (Vicon) di Aula Makodim 0112/sabang, senin (07/09/20)
MOKI, Sabang-Komando Distrik Militer (Kodim) 0112/Sabang menggelar Vicon yang dilaksanakan Korem 012 TU, acara Vicon tentang pencegahan yang berpotensi konflik dimasyarakat, diikuti oleh para tokoh pemuda pembela bangsa dan Negara, senin (07/09/20) pagi di Makodim Kecamatan Sukajaya Kota Sabang.

Dandim 0112/Sabang Letkol Czi Istiyarto, ST kepada MOKI mengatakan, acara Video Confren (Vicon) yang dilaksanakan Korem 012/TU kepada jajaran Kodim dibawahnya, merupakan kegiatan pencegahan Konflik Sosial yang dapat berakibatkan keretakan antara rakyat sesama rakyat, antara rakyat dengan pengusaha dan antara dengan Pemerintah.

Konflik dapat menimbulkan kekacauan dan Keamanan Stabilitas Nasional akan terganggu. Akibatnya roda pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah tidak akan berjalan sesuai yang direncanakan, dan akan menimbulkan kesengsaraan bagi rakyat yang biasanya akan berkepanjangan, ujar Dandim Istiyarto.

“ Dikatakan juga, oleh karena itu perlu adanya langkah-langkah pencegahan dilingkungan masyarakat dengan cara pendekatan secara humanis dan kekeluargaan serta persaudaraan, sesuai karakter orang timur “.

Ketua Pembela Tanah I Komando (PETA I Komando) Kota Sabang Jalaluddin Z.ky sebagai peserta Vicon, setelah selesai kegiatan mangatakan, Aceh merupakan eks daerah konflik senjata antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan pihak Pemerintah Republik Indonesia (RI).

Penandatangan MoU telah dilaksanakan, diharap kepada pemangku kepentingan dapat merangkul semua pihak terutama bagi teman-teman kombatan GAM. Diminta kepada Pemerintah, bagi mereka kombatan yang dinilai belum merata menerima haknya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) agar diberikan, Karena sesuai Undang-Undang Nomor 7 tahun 2012 ada hak mereka disana.

Lebih lanjut dikatakan, untuk mencegah timbulnya konflik ada beberapa hal yang dapat dilakukan seperti mengajak seluruh kompunen untuk menjaga kesatuan bangsa, sosialisaikan kepada masyatakat tentang bahayanya konflik itu sendiri dan tanamkan jiwa raganya untuk mencintai Negara Kesatuan Republik Indinesia  karena NKRI harga mati, tukas Jalaluddin Z.Ky.

Dikesempatan yang sama, Ketua Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Kota Sabang Amrun Alimin pada keterangannya mengatakan, Forkab Kota Sabang siap dan taat kepada NKRI, dan bukan hanya taat saja, Forkab juga siap mendampingi Pemerintah pada pembangunan yang sedang dilaksanakan maupun pendampingan lainnya, ujar Amrun Alimin.(Tiopan. AP)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.