Jumat, 18 September 2020

Penertiban Aset Pemkab Nisel, Akhirnya Mantan Pejabat Idealisman Kembalikan Kendaraan Dinas

    9/18/2020   No comments

MOKI, Nias Selatan-Dalam rangka pencegahan tindak pidana Korupsi, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan gencar melakukan penertiban Aset, terutama aset kendaraan roda empat yang dikuasai mantan pejabat. Tindaklanjuti dalam penertiban aset tersebut yakni mobil BB 1059 W dan BB 1021 W.

"Kasi Datun Kejari Nias Selatan, Dona M Sebayang saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, di Ruang Kerjanya terkait perkembangan penyelamatan aset daerah Nisel pasca adanya Surat Kuasa Khusus (SKK), Kamis (17/09/2020) menjelaskan bahwa mantan Bupati Nias Selatan Idealisman bersedia mengembalikan mobil dinas Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang masih dikuasainya, karena kita mediasi kemarin, "beber Dona.

Lanjutnya, "Akhirnya  yang bersangkutan bersedia untuk mengembalikan mobil tersebut karena mediasi.Dengan Mediasi, kita menunjuk orang  maka Puji Tuhan, dia bersedia dan minta waktu untuk mengembalikannya,"terang Dona.

"Berdasarkan SKK pihaknya akan meminta SKK baru yang tidak terkait masalah orang-orang yang ada dalam Pilkada.. Tapi, kita panggil dulu untuk sementara. Ada beberapa kemarin dari pihak Pemda sendiri setelah kita mediasi menyatakan bahwa orang yang menguasai aset sudah mengembalikan tahun 2014. Ada juga yang masih berusaha mengembalikannya. Terkait dengan masalah Pilkada ini, kalau kira-kira menimbulkan gejolak atau semacam menghambat Pilkada, maka kami untuk mendukung Pilkada ini sementara kita rem sejenak,"ungkap Dona.

Saat ditanya apa alasan Idealisman belum mau mengembalikan mobil dinas setelah dimediasi, Dona menerangkan bahwa hasil dari mediasi belum bisa dibocorkan sekarang. Yang bersangutan bersedia mengembalikan karena dia seorang negarawan. Ditanya tentang Mobil dinas jenis Toyota Fortuner BB 1021 W yang masih dikuasai diduga tidak melalui lelang sesuai penegasan dari pihak KPKNL Padang Sidempuan, Ia menjawab bahwa belum bisa mengatakan sebagai ranah hukum pidana atau perdata.

“Karena KPK sendiripun yang langsung berkoordinasi dengan kita. Mereka itu pencegahan dan penindakan tindak pidana. Terkait nanti, apakah masuk ke ranah hukum, itu nantilah, bagaimana hasil mediasi kita,"terang Dona

Tapi terkait masalah Pilkada, saya rasa lebih eloknya kita kasih waktu untuk menyelesaikan tugasnya dalam hal Pilkada ini, baru setelah Pilkada nanti, kita lanjutkan kembali. Dona juga mengajak untuk sama-sama menjaga, mendukung Pilkada Nias Selatan secara aman dan lancar, serta tidak menyebarkan hoax ataupun kebencian.

Menurut dia, yang dilakukan pihaknya terhadap yang menguasai aset daerah Nisel, adalah mediasi bukan melakukan tindakan hukum. “Mediasi ini sifatnya kalau dalam hukum adat, ada tokoh masyarakat yang mengenahi dulu, mencari solusi bagaimana diselesaikan dulu atau kita lempar ke ranah hukum, imbuhnya.

"Latar belakang adanya SKK itu, karena Kejagung dan KPK ada berkordinasi mengenai penyelamatan aset daerah dan juga aset pemerintah. Kejagung ini mengimplemtasikan di bidang Datun terkait masalah aset daerah, aset pemerintah, tunggakan pajak dan pembayaran kewajiban kepada daerah. Jadi, dari MoU KPK dengan Jam Datun, maka komandonya Jam Datun. Lalu, pihak Pemkab memberikan Surat  Kuasa Khusus (SKK) terkait siapa-siapa saja penunggak ataupun yang masih menguasai aset daerah,"tandasnya.

Penarikan Kendaraan roda empat dari mantan Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi berdasarkan surat yang dilayangkan beberapa kali sebelumnya Nomor : 900/1039/224/BPKPAD/2018 tgl 16 Januari 2018., 900/2977/865/BPKPAD/2018 tgl 19 Pebruari 2018., 900/11088/3904/BPKPAD/2018 tgl 23 Agustus 2018., 900/11512/302/BPKPAD/2020 tgl 24 Januari 2020 dan 900/2248/9794/BPKPAD/2020 tgl 7 Juli 2020. Hal pengembalian kendaraan dinas milik pemkab Nias Selatan,  Nopol : BB 1059 W. Serta nomor : 900/8021/1627/BPKPAD/2019 tgl 27 Juni 2019., 900/1521/310/BPKPAD/2020 tgl 24 Januari 2020 dan 900/10050/2301/BPKPAD/2020. Hal prngembalian kendaraan dinas milik pemkab Nias Selatan, Nopol : BB 1021 W.

Sebelumnya diberitakan "Kendaraan Dinas Mantan Pejabat Nisel Diduga dikuasai Idealisman, Pemda Surati Untuk Dikembalikan". Dan ada juga beberapa orang yang disurati untuk mengembalikan kendaraan dinas milik pemkab Nias Selatan tapi sampai saat ini masih belum mengembalikannya.(doeha)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.