Kamis, 10 September 2020

Polres Sumenep Berhasil Ungkap 68 Kasus Narkotika

    9/10/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Polres Sumenep,Madura, Jawa Timur dari bulan Januari  hingga  September 2020 telah berhasil ungkap kasus tindak pidana Narkotika sebanyak 68 Kasus. Kamis, 10/9/2020.
 
Polres Sumenep AKBP Darman menerangkan dari 68 kasus Narkotika tersangka sebanyak 100 orang  di antaranya: 95 Orang laki laki dan 5 orang perempuan,
   
"Total barang bukti Sabu-sabu  ±280,09 gram, uang tunai ± Rp. 25.481.000," kata Kapolres Darman usai Diklarasi bersama anti Narkoba bersama Bupati Sumenep, Forpimda, para kiai, ormas dan lapisan masyarakat, di halaman Mapolres setempat. Kamis (10/9)

Sambung dia, total keseluruhan dari 100 orang tersangka diantaranya, Pengedar 22 orang, Kurir  35 orang dan pemake 43  orang. Usianya pun bervariasi, mulai dari umur 15 sampai 19 tahun sebanyak 6 orang, umur 20 sampai 24 tahun sebanyak 12 orang, umur 25 sampai 64 tahun sebanyak 82 orang.

“Pendidikan para tersangka dari yang mulai tidak sekolah 1 orang, SD/MI sebanyak 37 orang, SMP/MTS sebanyak 25 orang, SMA/MA sebanyak 34 orang, dan S1 sebanyak 3 orang,” terangnya.

Selain itu, kebanyakan para tersangka yang tersangkut kasus narkoba tersebut meliputi pelajar atau mahasiswa sebanyak 7 orang, swasta atau wiraswasta sebanyak 69 orang, seorang petani 19 orang, nelayan sebanyak 6 orang, PNS sebanyak 2 orang, ibu rumah tangga sebanyak 1 orang, dan pengangguran 6 orang.

"Para tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujarnya.

Dia menambahkan, dengan adanya gerakan anti narkoba ini menjadi gaung di seluruh pelosok masyarakat desa, ke depan pihaknya bersama muspika akan melauncheng Kampung Tangguh Narkoba,

"Jadi Kampung Tangguh Narkoba itu ada satu elemen rehabilitasi nanti para pimpinan pesantren kita harapkan bersedia untuk merehab anak anak kita yang positif," ungkapnya.

Menurutnya, sudah ada  sebagian para pimpinan pesantren  bersedia jadi tempat merehabilitasi. Mudah - mudahan penanganan Narkoba dari hulu sampai ke hilir ini di kabupaten Sumenep yang zona merah narkoba bisa tertangani dengan baik,

"Mari kita kembalikan marwah kabupaten Sumenep sebagai kota santri," pungkasnya.(Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.