Jumat, 18 September 2020

Soal Dugaan Pungli BST, Ada Apa Camat Dan Kepala Desa Ganding Sama - Sama Diam

    9/18/2020   No comments

MOKI, Sumenep - Soal dugaan pungutan liar (Pungli) Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos terhadap masyarakat penerima manfaat yang terdampak Covid-19, di Desa Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Camat Ganding Faruk Hanafi dan Kepala Desa setempat H. Fais saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp nya tidak bisa memberikan penjelasan (diam) ini menimbulkan tanda tanya besar ada apa ?

Menurut tokoh Pemuda Ganding inisial H segala macam bantuan, baik itu dari pusat dan Propinsi dan daerah dengan bentuk tunai maupun non tunai tidak diperkenankan adanya pungutan apapun.

"Dalam ketentuan apapun bentuknya bantuan dalam àlasan kebutuhan administrasi dan operasional, karena bantuan ini kepentingannya untuk masyarakat dan tidak diperkenankan untuk mengambil mamfaat bagi petugas siapun. Entah itu perangkat atau kepala desa," katanya. Jum'at (18/9/2020)

Ia berharap agar semua segala bantuan sosial manapun tidak ada pungutan pungutan yang dilakukan oleh desa.

Sebelumnya diberitakan,  Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos untuk masyarakat terdampak Covid-19, di Desa Ganding, Kecamatan  Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur di duga ada pungutan liar (Pungli) yang di lakukan oleh oknum perangkat  Desa (Kadus) terhadap penerima manfaat.

Tokoh pemuda Ganding inisial H menjelaskan, Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos di Desa Ganding di duga kuat ada pungutan liar di tiap dusun yang di lakukan oleh oknum kadus.

"Pungutannya  bervariasi pada masing - masing penerima manfaat terdampak Covid-19 di tiap dusun, dari  kisaran 100rb s.d 200rb per penerima manfaat,  dan juga disertai dg ancaman kalau tidak dipenuhi akan dihapus sebagai penerima untuk bulan berikutnya," terang H salah seorang tokoh pemuda Ganding. Minggu (13/9/2020)

Sementara Kepala Desa  Ganding H. Fais saat dihubungi lewat Washap nya terkait dugaan pungli BST, dengan singkat menjawab insyaallah sudah selesai pak.

Media mencoba menanyakan jawaban Kades Fais. Maaf selesai bagaimana pak kades, informasi yang di himpunan media ada pemotongan terkait BST. Bener apa tidak  kasih tanggapan biar imbang bertanya, namun sampai berita ini tayang kades Ganding tidak ada tanggapan. (Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.