Kamis, 12 November 2020

Kembali Lagi, Debat Kampanye Paslon Cabup Cawabup Digelar KPUD Nias Selatan

    11/12/2020   No comments


MOKI, Nias Selatan-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nias Selatan kembali menggelar debat pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan. Debat kedua ini mengangkat topik penyelarasan pembangunan pada masa Covid-19 dalam menyelesaikan persoalan daerah, mewujudkan pelayanan prima dan usaha pencegahan dan penanggulangan narkoba. Debat dimoderatori Dr Samsul Bahri, akademisi dari Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan. Debat publik itu digelar di aula BKPN Jalan Baloho Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Propinsi Sumatera Utara, Rabu (11/11/2020).


Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan, Repa Duha menuturkan, debat kali ini untuk memaparkan visi-misi dan penajaman program antar paslon ke depan untuk Nias Selatan, yang dapat disaksikan masyarakat melalui siaran live streaming di RRI dan Facebook KPU Nias Selatan.


Kita terapkan protokol kesehatan dengan ketat. Kita batasi jumlah yang didalam ruangan.


Calon Bupati Nias Selatan dengan nomor 1, Dr. Hilarius Duha, SH, MH didampingi Calon Wakil Bupati, Firman Giawa, SH, MH menhelaskan memaksimalkan pembangunan infrastruktur juga tranportasi laut terutama untuk wilayah kepulauan untuk kelancaran mobilisasi untuk tujuh kecamatan.


Saat menjawab pertanyaan moderator terkait apa yang akan dilakukan untuk pemerataan pembangunan fisik dan manusia yang dapat terlaksana dengan baik dan proporsional.


Lanjutnya, wilayah kepulauan terdiri dari tujuh kecamatan terpenting adalah tranportasi yang layak sehingga ekonomi berjalan dengan baik. Dan selanjutnya di sana banyak peluang pariwisata dengan adanya tranportasi, pariwisata pasti akan digemari wisatawan serta ekonominya akan meningkat, tandas Hilarius Duha.


Sedangkan calon bupati Nias Selatan dengan nmmor urut 2, Idealisman Dachi didampingi calon wakil bupati, Sozanolo Ndruru menekankan tentang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) akan menjadi prioritas khususnya bagi masyarakat kepulauan dengan membuka peluang dan memberikan pendidikan yang seluas-luasnya yang dibiayai Pemda, bahkan hingga program doktor. Sebab, menurut dia, dengan SDM yang mantap maka masyarakat khususnya kepulauan akan bisa keluar dari keterpurukannya dan bisa berdiri sendiri, terangnya.


"Karena kami percaya untuk keluar dari ketertinggalan ini apapun program yang akan kita tampilkan kepada mereka, baik itu sektor pariwisata, pembangunan infrastruktur di bidang transportasi dan termasuk juga tambatan perahu dan nelayan. Maka progam peningkatan SDM, pendidikan gratis telah diwujudkan pada pemerintahannya periode tahun 2011-2016 dan menghasilkan dokter-dokter di setiap kecamatan. Begitu juga para sarjana berbagai jurusan. Itu merupakan wujud nyata dari pembangunan manusia, bebernya.


Pantauan, Kadis Kesehatan dr Henny Duha bersama timnya terlihat standby di lokasi melakukan pemeriksaan kesehatan peserta yang akan mengikuti debat. Kapolres AKBP Arke Furman Ambat bersama anggotanya laksanakan pengamanan ketat demi berlangsungnya debat ini lancar dan sukses. (doeha)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.