Senin, 09 November 2020

Tokoh Wanita Yulinar Bidaya : HD-Firman Sosok Pemimpin Handal

    11/09/2020   No comments


MOKI, Nias Selatan-Salah seorang tokoh wanita se-Kecamatan PP Batu Barat, Yulinar Budaya alias Ina Nonis dan juga mantan Anggota DPRD Nias Selatan menjelaskan, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Nisel, Periode 2021-2024, nomor urut 1, Hilarius Duha-Firman Giawa (HD-Firman) merupakan sosok pemimpin yang handal karena mampu merealisasikan pembangunan


Hal itu disampaikan Yulinar dalam sambutannya mewakili tokoh perempuan se Kecamatan PP Batu Barat saat pengukuhan Tim Pemenangan tingkat Kecamatan di Desa Sigese Kecamatan PP Batu Barat Kabupaten Nias Selatan Propinsi Sumatera Utara, Sabtu (07/11/2020).


Saat kepemimpinan Hilarius Duha, pihaknya sebagai anggota DPRD saat itu merasa kasihan karena utang yang ditinggalkan Pemda sebelumnya, berkisar Rp379 Miliar, namun utang itu mampu dilunasi oleh HD.


Selain utang lunas, HD juga mampu membangun infrastruktur jalan dan jembatan yang hampir merata di 35 kecamatan se Kabupaten Nisel, terang Yulinar Bidaya.


"Termasuk subsidi kapal Mentawai Fast saat ini, dimana bila tidak disubsidi, ongkosnya itu sebesar Rp. 300.000,- tapi karena telah disubsidi oleh Pemda, maka ongkosnya tinggal Rp150.000 per orang. Kami mohon  juga kepada Pak Bupati supaya ongkos Mentawai Fast itu, diturunkan lagi menjadi Rp100.000 per orang, karena pendapatan masyarakat kepulauan tidak merata," harapnya.


Menurut dia, masyarakat Nias Selatan membutuhkan sosok pemimpin yang handal dan agar masyarakat Nisel lebih sejahtera.


"Jangan kita tergiur pada janji-janji, tapi yang kita teruskan adalah apa yang kita rasakan, dan yang kita lihat.  Jangan sempat dibeli harga diri kita," tandasnya.


Mantan anggota DPRD Nias Selatan mengungkapkan, kepemimpinan pemerintahan sebelumnya sudah ia alami selama dua tahun setengah, termasuk kepemimpinan pemerintahan saat ini juga, dua tahun setengah telah ia alami.


"Saya sudah lihat, dengar, bahkan saya saksikan langsung kinerja mereka seperti apa rasanya. Pada pemerintahan sebelumnya, khususnya kita di Kepulauan Tello ini alat transportasi laut kita sangat menyedihkan, dimana saat itu manusia sekapal dengan hewan, sehingga begitu keluar kita dari kapal, aromanya bau babi," ungkap Yulinar.


Namun, pada kepemimpinan Hilarius Duha saat ini, lanjut dia, masyarakat kepulauan telah merdeka, dan telah dibebaskan dari hal itu. "Bahkan kita masyarakat kepulauan saat ini cepat bila ada keperluan di Teluk Dalam, yakni hanya butuh 2 jam perjalanan, sudah sampai, dan itulah bukti nyata program Pemda sekarang," tandasnya.


Selain itu, Kota Teluk Dalam juga saat ini sudah bersih dan tertata, walaupun sebelumnya sempat bau ikan, dan sempat juga dipolitisasi melalui medsos, namun Hilarius Duha tetap tegar untuk membersihkannya.


"Jika yang baik itu kita katakan tidak baik, maka itu adalah dosa, dan merasa berdosa juga kita ketika yang tidak baik itu tidak bisa kita ungkap. Untuk itu, mari kita satukan persepsi kita di Kepulauan ini, khususnya di Pulau-Pulau Batu Barat untuk mendukung Paslon urut 1, HD-Firman. Ini bukan karena ada kepentingan pribadi, tapi kami mendukung sepenuh hati," tandasnya. 


Bahkan, ASN, saat kepemimpinan Hilarius Duha merasa nyaman bekerja. Tapi pada masa pemerintahan sebelumnya banyak kasus korupsi yang menjerat ASN dan sudah banyak yang masuk bui dan dipecat, tegas Yulinar Bidaya. (doeha)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.