Sabtu, 19 Desember 2020

Tidak Dapat Jatah Moke, Anak Payu Bayah Diaeramo Mabok Hingga Rumahnya Dihancuri

    12/19/2020   No comments


MOKI, Nagekeo. Kejadian yang sering terjadi dan meresahkan warga desa Aeramo yakni kekacoan ditempat pesta sering terjadi di Nagekeo. Jum'at, 11/12/2020. Pukul, 03.00 WIB.


Kali ini remaja 18 tahun  Lius didesa Aeramo dusun 4, RT 27. Mengalami lebam di pipi bagian kiri akibat tidak membagikan moke/tuak. 


" Saya sempat bandar moke/tuak. Tidak lama kemudian dia (Tarsan) datang minta moke tapi saya tidak kasih karena hanya sisa satu botol, dia langsung ancam saya, kau mau saya pukul depan orang banyak. Lalu saya jawab terus kau mau apa? Tidak lama dia langsung rampas moke ditangan saya lalu dia pukul saya di pipi kanan dan langsung pukul saya pake botol di lengan tangan kiri. Saya pengaruh sakit dan emosi saya langsung pukul dia dengan gelas di kepalanya,"ungkap Lius.


Lanjutnya, saya langsung di keroyok dan saya Langsung lari kerumah. Menyelang beberapa jam rumah saya didatangi dua oto dan lempar rumah saya.


Pit tifus selaku orang tua Lius. Mengaku rumahnya dilempari batu dan diancam oleh mereka.


"Saya takut sekali karena mereka banyak orang saya tidak mau keluar. Tiba-tiba saya dengar suara panggil nama saya. Saya tanya kau siapa? Dia jawab bilang saya patris. Saya langsung keluar dan ketemu dengan patris. Dia tanya anak saya Lius . Saya jawab saya tidak tahu. Dia langsung pulang,"tutur Pit.


Dalam pantau media di TKP pecehan kaca berserakan dilantai, Dari insiden itu. Rumah pit tifus mengalami kerugian. Yakni jendela kaca  pecah. Kursi dan beberapa accsoris rumah hancur.  (fardin bay)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.