Jumat, 12 Februari 2021

Antar Jenazah Warga, mobil Ambulan LPM Cikiwul Alami Kecelakaan

    2/12/2021   No comments


MOKI | BEKASI Ambulan LPM Kelurahan Cikiwul yang mengantarkan jenazah almarhum Hermanto salah satu warga RT. 02 / RW. 02 jl.pangkalan dua Kel. Cikiwul Kecamatan Bantar Gebang Bekasi Mengalami kecelakaan di perempatan lampu merah dekat rumah duka di wilayah Solo - Surakarta.(Kamis, 11/2/2021) 



Ismail selaku ketua RT, yang pada saat kejadian ikut dalam rombongan pengantar jenazah almarhum membenarkan kejadian tersebut.Di mobil ambulans berisikan sopir dan satu relawan dari LPM, ia sendiri bersama dengan rombongan mobil milik keluarga, sedang di belakang ada rombongan dari rekan pengurus Serikat Pekerja PPMI PT METINDO ERA SAKTI tempat almarhum bekerja. 


"Alhamdulillah masih diberikan keselamatan walaupun sempat terjadi musibah. Selain saya, ada dari keluarga almarhum dan perwakilan rekan-rekan kerja almarhum serta pengurus Serikat Pekerja PPMI PT METINDO ERA SAKTI. Selain menyampaikan empati mereka sempat bertemu pihak keluarga memberikan santunan duka cita" Tutur nya. 


Berlanjut, ia juga menceritakan kronologis kejadian yang menimpa Ambulans milik LPM CIKIWUL. Dimana pada saat memasuki lampu merah, sopir ambulans selama perjalanan sudah menyalakan sirine, posisi lampu merah menyala pada ruas jalan yang di ambil. Mobil CRV yang menabrak, berada di posisi lampu hijau namun tanpa mengindahkan dan memprioritaskan Ambulans yang notabene membawa jenazah,akhirnya tabrakan tak dapat di hindari. 


"Ketika diperemapatan lampu merah.. Memang benar jalur yang dipake ambulans itu dalam kondisi lampu merah dan jalur mobil CRV itu lampu hijau. Namun sopir mobil CRV merasa di jalur hijau lalu tancap gas tanpa  mengindahkan Sirine dan memprioritaskan ambulans yang notabene dalam kondisi membawa jenazah, mas.. " ungkap nya 


Dalam kondisi duka, sempat kedua belah pihak mengadakan negosisasi secara kekeluargaan atas kerugian yang menimpa ambulan, namun mengingat pembawa mobil CRV hanya sebagai supir pribadi dan tidak ingin berlarut-larut mengingat dalam kondisi berduka akhirnya dengan bijaksana mereka memilih berdamai dan perbaikan kendaraan ditanggung masing-masing. 


"Di Karena kan memang yang nabrak itu bukan mobil pribadi dan berprofesi sebagai supir. Mobil pun rusak parah, pihak kami meminta kebijaksanaan namun hasil nya nihil akhirnya kita memutuskan  mengikhlaskan untuk perbaikan kendaraan ditanggung masing-masing". Tutupnya (Said)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.