Jumat, 05 Februari 2021

Cabdin Sumenep, Tekankan PTM Mematuhi Protokol Kesehatan

    2/05/2021   No comments


MOKI, Sumenep - Pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19 untuk SMA/SMK sederajat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi  Jawa Timur Wilayah Sumenep harus mematuhi protokol kesehatan.


"Alhamdulillah uji coba PTM untuk SMA/SMK sederajat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Sumenep sejak tgl 26 Januari sampai sekarang berjalan dengan lancar," kata H. Syamsul Arifin, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Sumenep. Jum'at, (5/2/2021)


Lanjut mantan Kepala Sekolah SMANSA Sumenep, sesuai dengan monitoring yang dilakukan baik sekolah daratan maupun di kepulauan tidak ada keluhan apapun tiap-tiap sekolah dengan pelaksanaan PTM.


"Kami juga tekankan seluruh sekolah punya SOP pembelajaran dimasa Pandemi Covid-19," ujarnya.


Menurutnya sebelum siswa mengikuti PTM harus ada surat ijin persetujuan orang tua wali murid. Alhamdulillah saya kroscek hampir 100% orang tua setuju jika anaknya belajar tatap muka di sekolah.


"Kami juga tekankan ke semua sekolah dalam PTM harus mematuhi protokol kesehatan," tegasnya.


Syamsul sapaan akrabnya menjelaskan, pelaksanaan PTM di tiap-tiap sekolah siswa yang masuk 50%  dan tiap kelas hanya terisi 18 siswa. 


" Kurang  dari 18 siswa boleh, tapi kalau lebih tidak boleh," jelasnya.


Menurutnya, uji coba PTM selama satu bulan terhitung sejak 26 Januari sampai 26 Februari 2021. Dan diakhir PTM kami akan melakukan evaluasi, manakah semua sekolah tidak ada kendala kami akan memberikan laporan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa timur memastikan Sumenep aman untuk PTM.


" Jika selama satu bulan uji coba PTM aman dan sukses, kami akan mengusulkan untuk ditambah yang semula siswa yang masuk  50%  bisa ke70% syukur-syukur bisa masuk semuanya. harapannya. (Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.