Rabu, 10 Februari 2021

SMKN 1 Kalianget Ciptakan Generasi Siap Kerja

    2/10/2021   No comments


MOKI, Sumenep — Kehadiran pendidikan menengah kejuruan atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memang diciptakan untuk mengutamakan pengembangan kemampuan siswa untuk melaksanakan jenis pekerjaan tertentu yang disesuaikan dengan jenis-jenis lapangan kerja.

Hal tersebut dikatakan oleh Ishak Kepala Sekolah SMKN 1 Kalianget. Selasa, 9/2/2021.


Menurutnya kehadiran SMK bertujuan untuk menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada.


“Ya kami sebisa mungkin menciptakan generasi yang memiliki kemampuan yang ulet dan gigih dan bisa beradaptasi dilingkungan kerja serta bisa mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian yang diminatinya," ujarnya.


Menurutnya saat ini, SMKN 1 Kalianget  memiliki murid sekitar 880 siswa yang dibekali dengan ilmu pengetahuan diantaranya, 

Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan ( DPIB ).

Teknik Instalasi Tenaga Listrik ( TITL ).

Teknik Kendaraan Ringan Otomotif ( TKRO ).

Teknik Dan Bisnis Sepada Motor (TBSM).

Kompetensi Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian ( APHP).

Kompetensi Keahlian Multimedia (KM).

Kompetensi Keahlian Kimia Industri.

Kompetensi Keahlian Nautika. Kapal Penangkap Ikan ( NKPI )


" Tujuannya agar mereka (Perseta didik red) bisa dan mampu mengembangkan diri dikemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi," paparnya.


Lebih lanjut Ishak menjelaskan, keberadaan SMKN 1 Kalianget diharapkan bisa melakukan penyeimbangan antara pertumbuhan dunia industri dengan ketersedian Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi laju pesat pembangunan di Kabupaten Sumenep khususnya dan umumnya di Indonesia.


“Banyak lulusan dari sekolah ini yang sudah sukses," imbuhnya.


Dengan luas bangunan sekolah yang mencapai 27,000 M² keberadaan SMKN 1  Kalianget diharapkan bisa menciptakan SDM terbaik yang dibutuhkan dunia industri dan perusahaan.


“Sebetulnya, yang kami ajarkan adalah membekali murid dengan kompetensi yang sesuai dengan program keahlian yang dipilih, “cetusnya.


Lanjut Ishak, selain itu sekolah yang berdiri sejak 1997 ini, memberikan pengetahuan kepada siswa tentang bagaimana bisa berdikari menciptakan lapangan kerja sendiri. Barometer dari suksesnya dunia pendidikan adalah lulusannya yang berprestasi saat keluar dari sekolah.


“Ya kami diberikan tantangan, agar bisa dan mampu menyiapkan anak didiknya yang berkualitas dan sesuai keinginan pasar, “tukasnya.(Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.