Senin, 15 Maret 2021

Program Sanitasi 2021 Sebanyak 28 Desa Penerima Manfaat Ikuti Sosialisasi

    3/15/2021   No comments


MOKI, Nias Selatan-Sosialisasi Sanitasi Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran 2021 diikuti sebanyak 28 desa dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, kegiatan  digelar di Taman Baloho Indah (TBI) Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, Senin (15/03/2021)


Dihadir Bupati Nisel yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Gayus Duha, S.Pd., Kadis PUPR Nias Selatan, Erwinus Laia, mewikili Kaban Bappeda, mewakili Kadis Kesehatan,  Camat, dan para kepala desa penerima manfaat.


Kabid Tata Ruang dan Pembinaan Jasa Konstruksi, Agusman Halawa dalam kata pembukaannya menyampaikan bahwa Kabupaten Nias Selatan salah satu kabupaten penerima manfaat program Sanitasi dari DAK Afirmasi 2021 ini, ucapnya. Dimana kegiatan sanitasi itu merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun dan tahun ini Nisel mengalami kenaikan anggaran yang sebelumnya hanya Rp. 10,3 miliar, namun tahun 2021 ini mencapai 11,8 miliar, terang Halawa.


Lanjutnya,  Tahun 2021 Kabupaten Nias Selatan mengalami kenaikan anggaran, yang sebelumnya hanya berkisar Rp. 10,3 M, tapi tahun ini mencapai Rp. 11,8 M. Penerima program sanitasi tahun 2021 ini sebanyak 28 Desa yang terdiri dari 17 Kecamatan se Kabupaten Nias Selatan dan program terbagi dalam 2 kelompok, yaitu faktor stunting sekitar 16 Desa, dan faktor reguler sebanyak 12 Desa, tegas Halawa.


Camat Teluk Dalam Dionisius Wau mewakili sejumlah Camat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas PUPR Nisel sebagai Dinas teknis dalam memperjuangkan program Sanitasi tahun ini, sehingga Nisel mengalami kenaikan Kuota anggaran. Supaya program sanitasi itu terus berkelanjutan setiap tahunnya dan semakin bertambah anggarannya, harap Camat Telukdalan.


Kadis PUPR Nisel Erwinus Laia dalam sambutannya menyampaikan bahwa program sanitasi ini merupakan kegiatan penting ditengah - tengah masyarakat, dimana melibatkan 2 OPD, yaitu Dinas Kesehatan dan Bappeda. Dimana Desa yang mendapatkan program sanitasi itu sangat beruntung, karena termasuk Desa yang diperhatikan pemerintah pusat, ungkap Kadis PUPR.


Lanjutnya dalam program ini sangat perlu kerjasama dan gotong royong antara pemerintah desa, pengurus, fasilitator dan masyarakat, karena program sanitasi ini pelaksanaannya bersifat kelompok. Tujuannya untuk menghindari permasalahan dalam melaksanakan program ini kedepan, tegas Kadis.


Ia juga berharap supaya para kepala desa yang menerima program itu membentuk kelompok atau pengurus yang bisa bekerjasama agar bisa terhindar dari permasalahan dalam pelaksanaan dilapangan. Dimana salah satu tujuan program sanitasi itu untuk mencegah stunting dan meningkatkan indeks pertumbuhan manusia, dan ini merupakan visi misi pemerintah, imbuh Kadis


Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, SH, MH yang disampaikan oleh asisten I bidang pemerintahan, Gayus Duha dalam arahannya mengharapkan agar program sanitasi dapat dilaksanakan berdasarkan azas manfaat dan benar - benar dirasakan oleh elemen masyarakat banyak. Serta mari kita manfaatkan program ini, supaya stunting di Nias Selatan bisa teratasi, serta jelas penerima manfaatnya, baik administrasi maupun lahan yang akan digunakan kedepan tidak menjadi masalah tapi berguna bagi penerima manfaat. (doeha)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.