Selasa, 22 Juni 2021

Bandar Sabu di Lepas, Kinerja Polsek Masalembu Patut di Pertanyakan

    6/22/2021   No comments


MOKI, Sumenep - Barang haram narkotika jenis Sabu menjadi musuh kita bersama yang harus di basmi di wilayah hukum Polres Sumenep. Namun kali ini sangat miris Polsek Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura berhasil meringkus dan menahan bandar dan pengecer Sabu, namun di kabarkan  di lepas dan satunya kabur saat proses penyidikan di Mapolsek setempat, Selasa (22/6)2021).


Melansir dari beberapa sumber media penangkapan oleh Polsek Masalembu itu pada kemarin tanggal 14 Juni 2021 yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Masalembu, Bripka Angga Pria Syafindi. Dua tersangka narkoba yang berhasil diamankan yakni M dan S (insial, red). Mereka diamankan ditempat berbeda di rumahnya masing-masing.


Inisial M itu ditengarai seorang bandar berkelas asal Desa Sukajeruk Kepulauan Masalembu yang sudah lama jadi target operasi aparat penegak hukum kepolisian setempat. Sedangkan S, merupakan teman dari M asal Desa Masalima yang ditengarai sebagai pengecer.


“Benar dan mereka ditangkap di rumahnya masing-masing,” terang Kanitreskrim Polsek Masalembu Bripka Angga Pria Syafindi pada media, Rabu (16/6/21), seraya mengaku kalau M itu seorang yang ditengarai bandar berkelas yang beroperasi di Pulau Masalembu. “Semua warga Masalembu sudah tahu semua kabar itu,” jelasnya.


Diungkapkan Bripka Angga Pria Syafindi, inisial S ditangkap sekitar pukul 14.00 WIB, dan M sekitar pukul 15.30 WIB. Barang bukti yang berhasil diamankan disebutkan Kanitreskrim Polsek Masalembu, itu ada pipet (alat yang diketahui sebagai tempat untuk konsumsi narkoba sabu-sabu, red) dan dua buah handphone genggam.


Janggalnya, kendati disebutkan bandar dan sudah lama menjadi target operasi, tersangka M yang sempat ditangkap dan diamankan malah sekarang dilepas. Kapolsek Masalembu IPTU Sujarwo menyebut, berdalih barang bukti tipis. “Buktinya tipis banget, tidak cukup alat bukti. Kami tidak bisa memaksakan, kalau memaksakan nanti kenak pra peradilan,” dalilnya dilansir media.


Dilepaskannya M, yang ditengarai seorang bandar sabu yang jadi target operasi juga dibenarkan oleh Kanit Reskrim Bripka Angga Pria Syafindi, yang bertanggung jawab terhadap penangkapan M. “Tadi sudah dilepas habis magrib (Jum’at 18/06). Karena tidak cukup bukti dan belum kuat,” dalihnya juga dilansir media.


Sedangkan untuk kaburnya inisial S (tersangka narkoba teman M yang ditengarai seorang pengecer) Iptu Sujarwo Kapolsek Masalembu juga membenarkan. Namun Kapolsek berdalih tidak bisa menjelaskan kronologi kaburnya S untuk detailnya. Mengaku dalam kejadian pihaknya tidak di Mapolsek Masalembu. Bahkan Kapolsek mengaku kalau tidak mendapat laporan dan koordinasi dari anggotanya.



Bahkan Kapolsek Masalembu terkait kaburnya tersangka S saat proses penyidikan juga menyebut mengaku aneh dan janggal. Kapolsek ini juga mengaku terkait kaburnya tersangka S pihaknya sedang meminta petunjuk kepada Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Sumenep.


“Ya masak diperiksa bisa lari ini kan lucu toh. Sebetulnya bukti-buktinya sangat tipis banget, sekarang pun masih dipelajari lagi oleh Satreskoba,” terang Iptu Sujarwo, seraya mengaku untuk diterbitkan DPO kepada tersangka S yang kabur harus dipastikan harus cukup bukti. “Sekarang belum bisa disebut tersangka karena masih proses interogasi,” dalihnya.


Sementara Kanit Reskim Polsek Masalembu Bripka Angga Pria Syafindi terkait kaburnya tersangka S juga tidak bisa menjelaskan secara detail. “Pada saat SR melarikan diri, itu tangan lepas borgol,” sebutnya.


Sehingga hingga kini inisial S yang ditengarai seorang tersangka pengecer narkoba teman dari tersangka M, bandar sabu-sabu berkelas yang sempat diamankan oleh Polsek Masalembu lalu kabur belum ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Berikut kronologi kaburnya juga masih penuh “misteri” jadi tanda tanya besar, ada apa dibalik itu?


Sementara berdasarkan yang dihimpun media ternyata, selain dua orang terduga tersangka yang sempat diamankan yang kini kabur (inisial S) dan dilepas seorang bandar berkelas (inisial M), ditengarai terdapat satu orang lagi (inisial H, red) yang disinyalir dilepas ditempat karena disebut ditebus alias bayar.


Namun sayang hingga kini berita ini tayang, Kapolsek Masalembu Iptu Sujarwo dan Kanit Reskim Polsek Masalembu Bripka Angga Pria Syafindi saat dikonfirmasi ihwal tersebut via seluler telepon dan via WhatsApp sejak kemarin, enggan memberikan klarifikasi dihubungi awak media.


Sementara Kasat Narkoba Polres Sumenep, AKP Jaiman saat dikonfirmasi awak media, mengaku belum mendapatkan laporan.


“Tidak ada komunikasi masih,” terang AKP Jaiman dihubungi via telepon seluler, Senin (21/6/21). Sementara Kapolsek Masalembu mengaku disebut sedang meminta petunjuk kepada Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Sumenep.(Sr)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.