Rabu, 02 Juni 2021

Cinta Tanah Air, Penyabar Nakhe Bersama Kader PDI Perjuangan Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

    6/02/2021   No comments


MOKI, Nias Selatan-Kader PDI Perjuangan yang merupakan Putra Nias Selatan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. Penyabar Nakhe bersama kader tanamkan cinta tanah air gelar upacara untuk memperingati Hari Lahir Pancasila bertempat di Pantai Rockstar Beach Desa Hilisataro Raya Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, Selasa (01/06/2021).


Pemimpin upacara Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. Penyabar Nakhe., Komandan Upacara Candra Dao., Petugas Penggerek Bendera yakni Putra Duha, Ifan Santri Bohalima, Eliyanus Laia dan pembacaan pembukaan UUD 1945 langsung disampaikan oleh ketua Fraksi PDI-P Nisel Nurtiza Dakhi. Para peserta upacara memakai baju adat Nias Selatan.


Dihadiri : sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Nias Selatan diantaranya, Wakil Ketua DPC PDI-P Bidang Kehormatan John Suryanto Sarumaha, Wakil Sekretaris Internal Krisman Fau, Ketua PAC Onolalu Akhiran Gee, Ketua PAC Teluk Dalam Boy Zebua, Ketua PAC Fanayama Claudius Hondro Pengurus PAC Mazino, pengurus PAC Toma dan Kader PDI- P dari Dapil 4, Restifal Telaumbanua., Camat Toma Hatijifaulu Laia, Kades Hilisataro Raya Tiur Laia, Kades Hilisataro Almiral Sarumaha, Kepala Sekolah SDN. 1 Hilisataro, Kasek SMK Negeri 1 Toma dan para undangan lainnya.


Drs. Penyabar Nakhe dalam pidatonya menyampaikan peringatan hari Lahirnya Pancasila pada hari ini, tepat 1 Juni 2021 merupakan bentuk penghargaan terhadap para Pahlawan kita, dan Pancasila itu adalah sebagai pemersatu bangsa kita. Tanpa Pancasila ini maka rasa kesatuan dan persatuan pasti tidak akan ada, maka untuk mempertahankan itu, ketua umum PDI Perjuangan memerintahkan seluruh kader PDI-P sebagai contoh dan teladan agar hari lahirnya Pancasila diperingati disetiap Desa dan sebagai wujud cinta tanah air, ungkap Nakhe.


Pelaksanaan ucapara di Desa bertujuan agar seluruh masyarakat Indonesia semakin tahu bahwa Pancasila itu adalah Pemersatu Bangsa dari sabang sampai Merauke dan tidak boleh dirubah – rubah lagi. Kita bersyukur bangsa Indonesia punya dasar negara, yaitu Pancasila yang menyatukan menjadi satu kesatuan yang utuh dimana kita terdiri dari beberapa agama, suku dan ras bisa bersatu karena Pancasila.


“Kalau tidak ada Pancasila, kita akan tercabik – cabik dan untung kita sebagai warga negara Indonesia punya dasar negara yaitu Pancasila”, tandas Nakhe.


Lanjutnya, bahwa kata ‘Merdeka’ itu pertama kali diucapkan oleh Bung Karno pada 1945, maka jangan ragu – ragu mengucapkan kata Merdeka. Merdeka merupakan salam kemerdekan republik indonesia. Dalam kesempatan itu  ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan seluruh undangan yang hadir dalsm upacara peringatan hari Lahirnya Pancasila itu, akhir politisi PDi Perjuangan ini. (doeha)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 MOKI I Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.