Selasa, 30 November 2021

Diduga Oknum Polda Membek'Up Dan Mendanai Operasinya Tambang Ilegal

    11/30/2021   No comments

 


TANGGAMUS – Meninggalnya seorang penambang emas di cukuh balak membuat masyarakat sekitar mempertanyakan siapa sosok yang bertanggung jawab dengan kejadian tersebut. Senin (29/11/21)


Tim Awak Media menemukan Fakta setelah menelusuri lokasi tempat pengolahan emas yang diduga milik saudara FE di pekon Banjarmasin kecamatan bulok kabupaten tanggamus.

 

Menurut keterangan DY Istri FE setelah dikonfirmasi oleh tim Awak Media, di rumah kediamannya dipekon Banjarmasin Kecamatan Bulok menerangkan bahwa suaminya tidak ada keterkaitan dengan kegiatan penambangan tersebut, sebab suaminya hanya menampung hasil tambang dari saudara UI


“Disini saya menjelaskan bahwa FE tidak terlibat langsung atas penambangan tersebut, dan FE itu cuma buruh upahan, yang ngedanai adek kita yang di Polda yaitu DN." Terang DY


Lalu DY juga mengungkapkan bahwa pihak saudara UI kalau butuh dana buat operasional berikut biaya makan mintanya sama pihak FE itu sendiri, sehingga FE langsung menghubungi DN yang diakui sebagai adiknya tersebut.


“Setiap mereka butuh maka FE langsung telepon DN minta di transfer, kalau gak percaya ada bukti transfer nya, kalau kalian tidak percaya." Ungkapnya.


Selanjutnya DY juga mengakui bahwa yang namanya DN tersebut orang yang selama ini mendanai atau sebagai donatur Setiap FE butuh modal untuk menampung batu hasil tambang yang di gali oleh UI bersaudara tersebut.


“Baru beberapa hari ini pak DN Habis transfer senilai 20 juta rupiah buat keperluan beli batu itu, kalau kalian gak percaya itu ada nomor hp-nya DN, silahkan telphone langsung." Ujar Desma.


Selanjutnya DY juga menambahkan bahwa atas nama orang yang mempunyai lobang penambangan tersebut adalah saudara UI yang merupakan masih kerabatnya almarhum (korban yang meninggal di lokasi tambang emas)


“Dia UI pernah meminjam uang di Bank sebesar Rp 50 juta untuk keperluan penambangan tersebut, sebenarnya saya jga kasihan karena sudah 6 bulan mereka nambang tidak pernah berhasil." Tutupnya.


Ditempat terpisah dirumah keluarganya UI, tim Awak Media mendapatkan keterangan yang berbeda dengan keterangan DY istri dari FE


Menurut keterangan JA (60) bahwa adiknya tidak pernah pinjam uang di bank, sebab mereka hanya sokongan modal terkait usaha tambang tersebut.


“Dalam hal ini gak ada yang bos gak ada yang anak buah, mereka hanya bekerjasama saja, dan adik saya Umri saat ini masih menghindar.” Pungkasnya.


Setelah team Awak Media mencoba menghubungi DN yang diketahui berstatus anggota aktif di Polda Lampung Subdit 2 Narkoba, ia tidak memberikan tanggapan dengan status terakhir pesan telah dibaca.


[ RED ]

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.