Kamis, 30 Desember 2021

Di Duga Ada Unsur Kesengajaan Pratin Mengibarkan Bendera Lusu, Kusam, Kucel, Dan Sobek Di Halaman Balai Pekon

    12/30/2021   No comments

 



LAMPUNG BARAT - Kantor Balai Pekon Muara Jaya 11, Kecamatan Kebon Tebu, Kabupaten Lampung Barat, Propinsi Lampung, Di Duga melanggar dan menghina Lambang Negara sesuai dalam Undang-Undang  Nomor 24 Tahun 2009.


Yan Sopiyan Selaku Pratin Pekon Muara Jaya 11 diduga telah sengaja mengibarkan Bendera Merah Putih Dalam Keadaan Lusuh, Kusam,  Robek, Luntur, dan Rusak di halaman Balai Pekon yang Terciduk oleh kamera Tim Awak Media dan Tim Investigasi LP-KPK pada hari , tanggal 29/12/2021


Sebagaimana di jelaskan dan tertuang dalam UU No 24/2009 Pasal 24c junto Pasal 67b yang berbunyi pada Pasal 24c. Setiap orang dilarang untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dalam keadaan Rusak, Robek, Luntur, Lusuh, kusam.


Apabila ada yang menghina Lambang Negara akan dikenakan  Hukuman Pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah).


Sementara Bendera Merah Putih yang harganya tidak seberapa  mahal dan tidak akan merugikan dan membuat terhina atau miskin seseorang Pratin yang akan mencalonkan diri menjadi Peratin kembali ke periode kedepannya tidak terbelikan Bendera Merah Putih. Sehingga masih mengibarkan Bendera Merah Putih yang Lusu, Kucel, dan Sobek di lapangan Halaman Balai Pekon Muara Jaya 11, Kecamatan Tebu.


Menurut Masyarakat yang namanya enggan disebutkan, Bendera Tersebut belum lama diganti. Kalau tidak salah waktu 17 Agustus kemaren. 


"Bendera tersebut belum lama ganti, terakhir ganti waktu 17 Agustus kemaren. Dan saya rasa Pratin sama aparat pekon tidak tahu kalau bendera tersebut sobek seperti itu, mereka tidak terlalu memperhatikannya  karena kesibukan." Katanya saat dikonfirmasi dikediamannya


Dalam hal ini, Tim Investigasi LP-KPK akan melaporkan Yan Sopiyan ke Aparat Hukum (Polisi), karena telah menghina Lambang Negara Indonesia. Dimana Tim Investigasi LP-KPK dan beberapa Awak Media merasa kalau Yan Sopiyan seolah-oleh dan seakan-akan kebal dengan hukum, sehingga mereka berani menghina Lambang Negara Indonesia.


"Kami dari Tim Investigasi LP-KPK dan Beberapa Awak Media sangat menyayangkan atas tindakan Pratin Sopiyan yang kami duga, telah berani menghina Lambang Negara yaitu dengan mengibarkan Bendera yang sudah Sobek, Kusam dan Lusu."


Sedangkan Kita cuma menjaga dan menghormati Lambang Negara yang sudah Benyak memakan para pahlawan dalam memperjuangkan merebut Bendera Merah Putih dari jaman penjajah, Tetapi kok dengan beraninya Subarkat Ibrahim Selaku Pratin yang belum lema berhenti dan akan mencalonkan diri kembali melakukan penghinaan Lambang Negara yang sudah jelas melanggar Undang-undang." Ujarnya


"Kami dari Tim LP-KPK dan Beberapa Awak Media akan segera melaporkan tindakan Sopiyan yang telah mengibarkan Lambang Negara Indonesia yang sudah Sobek di halaman Balai Pekon ke pihak yang berwenang. Dan apabila perlu kami akan mengirimkan Laporan ke kantor pusat." Tegasnya


Masih dilanjutkannya, "Kami berharap pihak yang berwenang, terkait masalah ini supaya cepat di lakukan tindakan penangkapan kasus penghinaan Lambang Negara ini. Karena kita mengingat perjuangan para pejuang-pejuang yang dulu yang rela mengorbankan Jiwa dan Raga mereka demi Merebut Bendera Merah Putih dan memerdekakan Indonesia dari penjajah. Seharusnya kita berterima kasih kepada pejuang-pejuang dulu, Katena kita cuma meneruskan dan menghargai saja sudah. Ini malah menghina Lambang Negara." Pungkasnya.


Sampai berita ini ditayangkan, Yan Sopiyan belum dapat dikonfirmasi terkait pengibaran bendera yang sudah tidak layak lagi dipakai.

[ Yopi/Tim ]


Editor Publisher : Ardi

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Peristiwa

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.