Sabtu, 29 Januari 2022

BANYAK KEPALA DESA MENGELUHKAN TERKAIT KEPUTUSAN PERPRES 104 TAHUN 2021

    1/29/2022   No comments

 



LAMPUNG - Banyak Kepala Desa di Propinsi Lampung mengeluhkan terkait Perpres 104 tahun 2021 yang di sahkan dan di tandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo.


Menurut beberapa Kepala Desa yang namanya enggan disebutkan mengatakan setelah melakukan rapat sesama kepala desa di Kantor Kecamatan, Mayoritas Kepala Desa di Lampung memohon  Kepada Presiden Republik Indonesia untuk meninjau dan melakukan evaluasi terkait Perpres 104 tahun 2021 tersebut. Karena sudah 7 tahun berjalannya dana desa di salurkan atau digelontorkan disetiap desa, tentu sudah banyak  mengalami perubahan dan perkembangan.


"Jadi, kali ini paralel-paralel untuk penggunaan dana desa tahun ini dan tahun yang sebelumnya harus melakukan penyesuaian kembali."


"Salah satu contoh, yang sering diajukan oleh Kepala Desa bisa dipakai untuk pembangunan dana desa bisa dipakai untuk perbaikan kantor desa atau balai desa. Karena ada dibeberapa kantor desa yang mengalami kerusakan, namun bingung harus dibenahi memakai dana apa. Sementara anggaran dari APBD, APBN, dan lain-lainnya tidak ada. Sementara sudah jelas Kantor Desa itu adalah kantor untuk pelayanan masyarakat dan Kantor Desa itu juga adalah kantor dari pihak kepemerintahan." Ucap mereka saat dikonfirmasi.


"Sementara dijelaskan dalam Perpres 104 tahun 2021, bahwa dana desa yang 40 % sudah harus digunakan untuk BLT,DD dan 28 % untuk ketahanan pangan. Sedangkan bantuan untuk masyarakat sudah banyak yang diberikan kepada desa, bahkan ada di 1 keluarga mendapat 3 sampai 4 bantuan tersebut." Jelas mereka


"Sekarang ini banyak Kepala Desa menjadi bingung karena kami sepertinya tidak difungsikan, seharusnya usulan-usulan dari kami para Kepala Desa tolong didengarkan dan di ferefikasi, masalah Desa serahkan saja kepada kami." Ujarnya


"40 % dari Dana Desa harus disalurkan ke masyarakat dengan kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, sementara dari kriteria-kriteria tersebut sudah dibilang langkah dijamin sekarang ini. Jadi kami bingung dengan diterbitkannya Perpres 104 tahun 2021." Lanjut mereka


"Kalau Dana Desa seperti yang ditetapkan pada Perpres 104 tahun 2021, lalu infrastruktur, fasilitas umum, jalan, talut, tanggul, dan lain-lainnya mengalami kerusakan, kami mau mengambil dana dari mana, sementara dana desa saja sudah terpotong sekian persen." Imbuh mereka


"Jadi, kalau dana desa tersebut tetap harus mengikuti perpres 104 tersebut, maka sudah jelas banyak infrastruktur, fasilitas umum, jalan, talut, dan yang lain-lainnya mengalami kerusakan dan tidak dapat diperbaiki, karena tidak cukupnya dana desa yang sudah terpotong beberapa persen tersebut."  Imbuh mereka


"Kami berharap kepada Bapak Presiden dan Menteri-menteri supaya bisa mengoreksi dan mengevaluasi lagi Perpres 104 tahun 2021, karena kami menduga Perpres 104 tersebut seolah-olah membuat kamu tidak difungsikan sebagai kepala desa dan kami juga menduga Perpres 104 tersebut mengekang kami." Pungkas Kepala Kampung.


( YOPI/TIYAH )

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.