Minggu, 02 Januari 2022

KASUS OKNUM KEPALA DESA BERSAMA ISTRI MENGANIAYA SEORANG PEREMPUAN TERUS DIDALAMI OLEH PIHAK APARAT HUKUM

    1/02/2022   No comments



TULANG BAWANG BARAT - Oknum Kepala Tiyuh (Desa) Kibang Budijaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), yang  berinisial TB bersama Istrinya KR dilaporkan ke Mapolres setempat atas dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan.


Korban bernama Kiki Septi, seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan warga Tiyuh Kibang Budijaya. Kejadian dugaan penganiayaan terjadi pada Kamis (31/12/2021) kemarin.


Kiki Septi menerangkan, kejadian penganiayaan terhadap dirinya itu terjadi karena ada perselisihan soal rencana pembuatan sertifikat tanah miliknya. "Saya dipanggil ke rumahnya (Kepalo Tiyuh) pada hari itu (Kamis) juga karena saya hendak membuat sertifikat tanah," ucapnya.


"Setiba saya dirumah Kepalo Tiyuh tidak lama dia (TB) langsung memukul kepala saya dengan tangan kosong lalu menarik rambut saya. istrinya (KR) juga memukul mulut saya dan meludahi mulut saya,"terang Kiki sembari berharap Polres Tubaba dapat segera mengamankan pasutri yang dilaporkannya tersebut.


Sementara, AKP Fredy Aprisa Putra Parina, SH,. MH, Kasat Reskrim Polres Tubaba membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang sedang dilakukan penyelidikan berdasarkan Laporan polisi nomor  LP/B/469/ X11/2021/SPKT/POLRES TULANG BAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG, tertanggal 31 Desember 2021 di maksud dalam pasal 170 dan atau 351 KUHPidana.


"Sementara sedang proses lidik,"ucap Fredy Aprisa Putra Parina, saat dimintai keterangan melalui pesan WhatsApp, Minggu siang (02/01/2022).


Saat ditanya untuk laporan korban sendiri, apa masih ada kekurangan sesuai dengan kebutuhan penyelidikan, AKP Fredy menegaskan pihaknya akan terus dan serius menelusuri kasus tersebut."Sedang dalam proses lidik," tegasnya.


(Rusdianto/TIM)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Peristiwa

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.