Minggu, 20 Maret 2022

KETUA DPD KNPI BUKA SAYEMBARA RP 100 JUTA BAGI PENEMU VIDEO PENGRUSAKAN DI RUANG BK DPRD RIAU

    3/20/2022   No comments


 PEKANBARU - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Larshen Yunus, Minggu (20/3/2022) secara resmi membuka Sayembara Rp100 Juta terhadap siapa saja yang menemukan Video Rekaman bukti pasal Pengrusakan yang ditujukan kepada dirinya dan Wartawan Rudi Yanto.


Pasalnya, Larshen Yunus ditetapkan tersangka tanpa bukti dan saksi yang jelas oleh Polresta Pekanbaru atas Laporan Fitnah ASN DPRD Riau Ferry Sasfriadi. 




Hal itu disampaikan Larshen Yunus yang terkenal sebagai Aktivis Anti Korupsi ini pada saat bertemu dan bebual bersama rekan-rekan awak media di Kedai Kopi Tanjak, Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru.


Ketua KNPI Riau yang merupakan Ketua KNPI Termuda ini menegaskan, terhadap segala sesuatu yang telah dialaminya adalah wujud nyata dari "Klimaks-nya" Aparat Penegak Hukum (APH) untuk Menganiaya Rakyat.


Pola Penganiayaan tersebut terlihat jelas kasat mata dan dirasakan langsung oleh kedua Terlapor, korban dari Spekulasi Pimpinan DPRD Provinsi Riau dengan Kapolresta Pekanbaru. Kendati, kedua terlapor sudah beberapa kali menyurati Kapolresta Pekanbaru agar menghentikan kasus kriminalisasi terhadap Aktivis dan Jurnalis sedang bertugas. Namun, perkara tersebut tetap terus direkayasa dan dipaksakan Polresta Pekanbaru. 


Dugaan itu bukan tanpa bukti, melainkan justru telah menjadi konsumsi publik, terkait ulah dan sikap Penyidik Sat Reskrim Polresta Pekanbaru dalam Menghancurkan Karakter Larshen Yunus, dengan memfoto dan menyebarkan hasil foto tersebut dengan menggunakan kaos warna orange, tanpa kepastian hukum yang jelas.


Jadi, menurut Larshen Yunus, atas segala bentuk Prasangka yang dialaminya, hanya bisa dibawa dalam do'a, seraya bermunajat kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, agar segala sesuatunya dijawab, bahwa yang benar tetaplah benar, yang salah tetaplah salah!


"Bagi saya, perlakuan aparat di Sat Reskrim Polresta Pekanbaru sangat tidak beradab. Karakter dan Kepribadian saya hancur, hanya karena perkara Abal-Abal seperti itu, yang sampai saat ini tidak jelas buktinya, " ujar Larshen.


"Padahal dua bentuk rekaman CCTv telah diberikan sebagai Barang Bukti (BB) dari si Pelapor, namun penyidik seperti Buta, Tuli dan bersikap layaknya Hantu yang menakut-nakuti rakyat," imbuh Larshen.


Alumni Sospol Unri ini berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri untuk mendengar apa yang dialaminya yang diperlakukan zalim oleh Oknum Satreskrim Polresta Pekanbaru dan supaya diberikansanksi sesuai ketentuan dan hukum yang berlaku.


"Tolong Kami pak Presiden!!! bantu Kami pak Kapolri!!! ternyata masih banyak Polisi yang sangat-sangat Tidak PRESISI, bahkan cenderung bersikap 'anarkis' terhadap rakyat. Bayangkan saja, rumah saya didatangi Jam 11 malam, orang tua dan istri saya ketakutan, rumah dan kendaraan saya difoto-foto dan terakhir mobil saya dihadang, hingga akhirnya saya diamankan, dipakaikan dan difoto dengan baju orange seperti itu" ungkap Larshen Yunus berurai airmata.

Alumni Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu tegaskan, bahwa dirinya memastikan bagi siapa saja yang menemukan Rekaman Video, bukti Pengrusakan yang dituduhkan kepadanya dan Wartawan Rudi Yanto, maka akan diberikan uang sebesar Rp100 Juta. Hal itu dilakukan sebagai bukti keseriusan dirinya dalam memperjuangkan nilai-nilai kebenaran.


"Berkali-kali kami sampaikan, bahwa niat kami sebagai seorang Aktivis dan Organisatoris adalah untuk selalu Konsisten Menghadirkan Keadilan, ikhtiar Memperbaiki Negeri. Mohon do'a dan dukungannya, agar Sayembara ini berjalan dengan baik dan lancar. Ini serius kami lakukan!!!" tegas Larshen Yunus.


Terakhir, bersama korban (Terlapor) atas Laporan Fitnah dengan Rudi Yanto (Wartawan/Pemred Media Wartakontras.com), Ketua KNPI Riau itu siap memberikan hadiah atas Sayembara uang Rp100 Juta. Apabila, memang ada video mereka berdua selaku terlapor melakukan Pengrusakan di ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Riau.


( JHONI )

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.