Sabtu, 02 April 2022

CARUT MARUTNYA PENYALURAN PKH DI KAMPUNG KARANG LANTANG MENGUNDANG PERHATIAN DINAS SOSIAL

    4/02/2022   No comments

 


WAYKANAN - Program penyaluran Bantuan Sosial Penerima Keluarga Harapan ( PKH ) di kampung karang lantang diduga Di manfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk memangkas Dana Bansos tersebut.


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan beserta jajaran turun ke kampung Karang lantang untuk menindak lanjuti aduan masyarakat terkait dugaan Penggelapan uang bansos oleh Oknum ketua kelompok' dan istri kepala kampung sebagai pemilik mesin EDC, Jumat 01 April 2022.



Menurut Eka Lestari Salah satu KPM PKH kampung karang lantang yang di tanya oleh dinas sosial mangaku bahwa kartu Atm bantuan tersebut di pegang oleh Ketua kelompok yaitu ibu Turina, dan dana bantuan yang diterima tidak sesuai, seharusnya Rp.1.500.000 ( 1 juta 500 ) tetapi yang diterima Rp.750.000, dan sebelum penarikan bulan maret ada 2 kali transaksi yang tidak diketahui.


"Iya seharusnya saya dapat uang 1 juta 500 ribu,  tapi cuman saya terima 750 ribu, pas saya cek di ATM link sebelum penarikan bulan 3, ada 2 kali transaksi yang enggak saya ketahui,ujar Eka Lestari." Ungkapnya dengan rasa kecewa.


Menurut Sandi salah satu tim JOKER mengatakan,  ketua klompok memegang kartu penerima manfaat (KPM) tapa adanya surat kuasa, adanya data data temuan  dilapangan maka tim joker akan melaporkan ke ke APH


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan Bismi Janadi belum bisa memberikan keterangan dari hasil pertemuan tersebut dan harus melaporkan ke atasan terlebih dahulu.


"Maaf pak saya harus melaporkan k atasan terlebih dahulu, baru bisa memberikan hasil keterangan dari pertemuan tadi ke teman-teman media." Ucapnya.


ketua klompok memegang kartu penerima manfaat (KPM) tapa adanya surat kuasa  adanya data data temuan dilapangan maka tim joker akan melaporkan ke ke APH


Reporter : SANDI

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.