Rabu, 13 April 2022

PERNAH JADI TIM SUKSES, KASUS HUKUM JTM TIDAK TERKAIT BUPATI DAN WAKIL BUPATI

    4/13/2022   No comments

 


BLITAR – Kasus hukum advokat Blitar, Joko Trisno Mudiyanto (JTM), yang pernah menjadi Tim Sukses (TS) bidang hukum saat Pilkada 2020 lalu. Ditegaskan Pemkab Blitar, tidak ada kaitannya dengan Bupati dan Wakil Bupati Blitar.


Penegasan ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Blitar, H. Rahmat Santoso, SH. MH., menanggapi adanya kabar, kalau kasus hukum Joko Trisno Mudiyanto dikaitkan dengan posisinya sebagai anggota tim hukum pemenangan Bupati dan Wakil Bupati Blitar saat Pilkada Desember 2020 lalu.


“Karena ada berita yang mengaitkan kasus hukum Pak Joko, dengan posisi Pak Joko sebagai tim pemenangan Bupati dan Wakil Bupati Blitar maka perlu saya klarifikasi,” tegas Wabup Rahmat, Rabu (13/4/2022).



Lebih lanjut orang nomor dua di Kabupaten Blitar tersebut menjelaskan bahwa meskipun JTM pernah menjadi anggota tim hukum pemenangan saat Pilkada, tapi kasus yang dialami Joko jauh sebelumnya. “Kan Pilkada Desember 2020, tapi kasusnya sudah mulai sejak tahun 2014 lalu,” jelasnya.


Kemudian kedua, kasus hukum tersebut juga menyangkut Joko Trisno Mudiyanto secara pribadi, tidak ada kaitannya sebagai anggota tim hukum pemenangan. Apalagi dengan Bupati dan Wakil Bupati Blitar, namun ada yang memberitakan tim sukses Bupati Blitar terlibat kasus pidana.


“Seolah-olah kasus hukum Pak Joko ada kaitannya dengan kami (Bupati dan Wakil Bupati Blitar), padahal sama sekali tidak ada. Sehingga kesannya, Bupati dan Wakil Bupati Blitar ikut terlibat dalam tindak pidana,” tandas Wabup Rahmat yang juga sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) ini.



Hal ini sangat disesalkan Wabup Rahmat, karena adanya media yang menyebarkan berita berdasarkan asumsi atau analisa pribadi dalam pemberitaannya.


“Kan tidak semuanya bisa dikait-kaitkan, apalagi menyangkut kasus hukum. Tapi kenapa masih ada media yang memberitakan demikian, seolah-olah Bupati dan Wakil Bupati terlibat atau ikut melakukan hal yang melanggar hukum,” sesal Wabup Rahmat yang juga sebagai Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI).


Diungkapkan Wabup Rahmat berita yang mengaitkan kasus hukum JTM dengan Bupati dan Wakil Bupati Blitar, muncul bersamaan dengan adanya penahanan Joko di Lapas Blitar.


“Padahal jelas berbeda substansinya, antara penahanan Pak Joko dengan posisi Pak Joko pernah menjadi bagian dari tim pemenangan. Oleh karena itu saya minta media obyektif, jangan tendensius dengan memberitakan opini atau analisa pribadinya bukan berdasarkan fakta yang obyektif,” papar Wabup Rahmat yang juga sebagai Ketua DPW Pekat IB Jawa Timur.


Apalagi putusan kasus hukum Joko Trisno Mudiyanto, dalam Peninjauan Kembali (PK) dinyatakan tidak bersalah dan bebas. “Kan jadi tidak nyambung, kalau dikaitkan dengan Bupati dan Wakil Bupati Blitar, kemudian hasil akhirnya ternyata tidak bersalah dan bebas,” pungkasnya kepada awak media. 


Reporter : Mail

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Ucapan Hari 17 Agustus 2022

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.