Kamis, 21 April 2022

UPAYA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF ATAS PENGAKTIFAN KEMBALI MANTAN KADES DULUPI TERSANDUNG KASUS NARKOBA

    4/21/2022   No comments

 



BOALEMO - Upaya eksekutif dan legislatif atas pengaktifan kembali mantan kades dulupi kec dulupi kabupaten boalemo yang tersandung kasus narkoba beberapa waktu yang lalu, menuai sorotan dan protes dri masyarakat, salah satunya adalah Herman Djibu.


Dimana dia mengatakan, kalau ada upaya. Apalagi upaya paksa dari pihak yang berkompeten untuk mengembalikan mantan kades Ruis Adam menjadi kepala desa dulupi, ini tentunya merupakan preseden buruk dan akan merusak tatanan bagi sistim demokrasi kepemimpinan di kabupaten Boalemo. 


Alasannya, beberapa waktu yang lalu ada kasus yg menimpa kades tanah putih yang di hukum penjara 3 bulan. Oleh bupati tidak di kembalikan menjadi kades tanah putih, padahal kasusnya hanya penyerobotan tanah.


Yang berikut, ada juga kasus yang menimpa mantan bupati boalemo inisial DM, kasus penganiayaan dengan hukuman penjara 6 bulan, itu di berhentikan dengan tidak hormat olh mendagri, Padahal kasusnya pidana umum.


Berbanding terbalik dengan kasus yang menimpa mantan kades dulupi Ruis adam, justru ada pihak-pihak tertentu, baik itu pihak legislatif dan eksekutif. Semacam ada upaya paksa untuk harus di kembalikan lagi sebagai kades dulupi, padahal kasusnya tentang penyalah gunaan NARKOBA yg masuk sbg tindak pidana khusus.


Nah kalau pengaktifan kembali terjadi, maka jelas-jelas pemda dalam hal ini Bupati Boalemo, tdk konsisten dalam menjalankan tugas dan terkesan, bahwa peredaran dan para pengguna narkoba di jajaran pemerintah kabupaten. Boalemo di legalkan.


Bahkan di anggap, SK BUPATI Boalemo, punya kekuatan hukum yang lebih tinggi ketimbang SK Mendagri yang berani mengeluarkan SK Pemberhentian tidak dengan hormat terhadap mantan Bupati Boalemo DM.


Oleh krn itu melalui kesempatan ini, HERMAN DJIBU mewakili masyarat desa dulupi, mengharapkan kepada Bupati Boalemo Ir. Anas Yusuf, untuk segera mengambil sikap yang tidak merugikan masyarakat dalam hal ini segera menerbitakan SK Pemberhentian tetap.


Kalau tdk, maka saya pastikan akan trjadi konflik di desa dulupi, dan kami akan turun melakukan aksi besar-besaran, untuk menuntut ketidak adilan ini.


REPORTER : TRIVANDI INAKU

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.