Jumat, 27 Mei 2022

JALAN RUSAK KARENA KENDARAAN KELEBIHAN TONASE, WARGA KOTO PANAI & KOTO MARAPAK GERAM

    5/27/2022   No comments

 



PESISIR SELATAN - Air haji pesisir selatan sum-bar Jumat, 26 Mei 2022, Pemotor sering kena debu di waktu lewat saat melintas di jalan poros kampung koto merapak dan koto panai nagari air haji akibat jalan rusak karena kendaraan berat sering hilir mudik melebihi kekuatan jalan.



Kerusakan jalan tersebut diakibatkan banyaknya mobil bertonase berat yang lalu lalang mengangkut sawit dan damtruck di kampung tersebut.


Padahal, jalan tersebut sebenarnya tidak layak dilewati mobil colt diesel dengan muatan 12 ton. Namun oleh sejumlah pemilik toke sawit dan pemilik aguari hal tetap dilakukan.


“Kami tidak bermaksud menghalangi halangi investasi apapun yang masuk ke kampung kami, mereka yang buat kegiatan apa pun atau lalui kampung kami,silakan atau yang mau memuat sawit juga silakan. Tapi tolong dimaklumi kondisi infrastruktur yang ada di kampung kami yang kuat hanya beberapa ton dipaksakan sampai 12 ton,”atau lebih keluh (S) warga kampung koto marapak nagari air haji kepada awak media, Kamis (24/5/2022).



Tidak ada yang menggunakan angkutan berat seperti Colt Diesel dengan muatan 12 ton lebih.


“Kalau sudah hancur jalan ini bukan mudah untuk memperbaiki, nunggu perbaikan atau perawatan dari pemerintah juga sangat lama. Masyarakat setempat juga yang harus turun tangan memperbaiki,” keluhnya.


Pihaknya berharap pengertian dari para pengusaha aguari CV .KELUARGA BERSAMA dan toke sawit untuk melangsir atau hasil panen dengan mobil L 300.


Sebetulnya kemaren mencegat & menegur mobil damtruck bertonase berat yang mengangkut koral ,” Setelah ditegur mereka sudah berhenti. Sekarang mulai lagi, ujar nya.


Namun belakangan kendaraan damtruck ini kembali masuk ke jalan ini lagi.


Tidak mengindahkan teguran masyarakat sebelumnya, atau memang disuruh oleh pemilik tambang tetap masuk dengan menggunakan kendaraan tonase lebih 12 ton tersebut.


Menurut dia, warga masyarakat masih beritikad baik dan berharap agar pengusaha aguari dan toke sawit memaklumi kondisi yang ada.


Atau mereka memperbaiki jalan jalan yang rusak akibat dilewati mobil berat tonase nya.


“Kalau di kampung atau daerah lain mungkin akan ada reaksi keras dari masyarakat jika kondisi yang sama terjadi, kami masih berharap pengertian para pengusaha untuk memahami kondisi ini,” 

dipaksakan masuk ke kampung, karena sudah aspal yang rusak parah,..harapnya.


(Hend)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.