Senin, 09 Mei 2022

KETUA LP-KPK DAN JPKP SANGAT KECEWA DENGAN KINERJA UPT PUSKESMAS BARADATU

    5/09/2022   No comments

 



WAYKANAN - Yopi Zulkarnain selaku Ketua LP-KPK dan Ketua JPKP sangat kecewa dengan pelayanan UPT Puskesmas Baradatu, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, yang memberikan dan mengutamakan pelayanan kesehatan terhadap pasien dari keluarga pegawai UPT Puskesmas ketimbang yang lainnya.


Pasalnya, istri dari ketua LP-KPK berobat ke UPT Puskesmas Baradatu dari jam 07.30 sampai jam 10.30 belum di panggil oleh pihak pelayanan pemeriksaan UPT Puskesmas. Istri dari Ketua LP-KPK mencoba menghubungi suaminya untuk minta ditemani berobat di UPT Puskesmas Baradatu. Senin (09/05/2022)


Ibu Sutiah saat di konfirmasi oleh awak media kabar-investigasi.com mengatakan, saya sudah datang dari pagi tadi, Namun belum diperiksa-periksa oleh pihak perawat. Malah yang baru datang sudah diperiksa terlebih dahulu.


"Karena badan saya lemas karena sakit, saya mencoba menghubungi suami saya yaitu Bapak Yopi Zulkarnain untuk menemani saya berobat."



Karena merasa kecewa dengan pelayanan UPT Puskesmas Baradatu, Setelah sampai di UPT Puskesmas Baradatu Ketua LP-KPK melihat istrinya duduk lemas di kursi diruang tunggu. Yopi langsung menanyakan kepada pihak pemeriksaan, apakah pelayanan UPT Puskesmas Baradatu selalu mendahulukan pasien yang baru datang ketimbang pasien yang sudah duluan datangnya. Namun pihak pelayanan pemeriksaan pasien hanya mengatakan sebentar pak, dan selalu mengatakan itu.


Tidak lama berselang waktu kemudian, Kepala UPT PUSKESMAS BARADATU datang menghampiri Ketua LP-KPK Komcab Waykanan dengan. "Ada apa pak, mari kita duduk."




Ketua LP-KPK lantas menanyakan terkait masalah pelayanan, apakah sistem pelayanan UPT PUSKESMAS selalu mendahulukan orang dekat (saudara) dan yang datang terakhir daripada pasien yang datangnya duluan.


Namun pertanyaan ketua LP-KPK tidak dijawab malah menanyai Ibu Sutiah istri dari Ketua LP-KPK Komcab Waykanan, "emang sakit apa Bu."


Setelah menanyai ibu Sutiah, indah selaku Kepala UPT Puskesmas langsung terjun langsung mengurus terkait ibu Sutiah sembari bercoloteh.


Setelah semuanya selesai diurus oleh Kepala UPT Puskesmas, saat akan pulang Ibu Indah selaku Kepala UPT Puskesmas mengatakan, Kalau tidak mau antri jangan berobat disini.


"Kalau tidak mau antri jangan berobat disini, karena saya juga orang sini." Katanya dengan wajah sinis dengan gaya menantang.



Di tempat lain, Yopi Zulkarnain Ketua LP-KPK dan JPKP mengatakan, Saya Sangat kecewa dengan pihak pelayanan UPT Puskesmas Baradatu yang selalu mendahulukan pengobatan terhadap keluarga pegawai Puskesmas sendiri ketimbang orang lain.


"Saya benar-benar kecewa dengan pelayanan pihak Puskesmas Baradatu, karena telah menelantarkan pasien-pasien yang datangnya dahuluan dan malah mengutamakan pasiennya yang baru datang."


"Hal itu bukan terjadi kali ini saja, bahkan sudah sering terjadi. Yang lebih menyedihkan lagi, terkait berkas pasien sudah sering kali hilang. Sehingga pasien harus membuat berkas dari awal kembali." Lanjutnya


"Apalagi Ibu Indah selaku Kepala UPT Puskesmas Baradatu sempat melontarkan kata-kata yang seharusnya tidak dikeluarkan oleh seorang pimpinan." Ujarnya


"Masalah ini, Saya dan semua rekanan akan mencari data-data kesalahan yang UPT Puskesmas Baradatu lakukan kepada pihak pasien selama ini, karena bukan keluarga saya saja, tetapi sudah banyak pasien selama ini terhadap pelayanan UPT Puskesmas Baradatu. Karena data itu akan saya dan rekanan buat pengaduan ke kementrian, salah satu data yaitu hasil rekaman Vidio yang di ambil oleh awak media saat kami di puskesmas." Pungkasnya.


Berita selanjutnya terkait masalah dana Covid-19 di tahun 2019, 2020, dan 2021.


Reporter : CIK WAN / PEBRI

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.