Selasa, 17 Mei 2022

LEMBAGA PROJAMIN BERSAMA BEBERAPA MEDIA MELAPORKAN AKUN ADI ADI PRANATA KEPIHAK KEPOLISIAN TERKAIT PENGHINAAN WARTAWAN DAN LSM

    5/17/2022   No comments

 


LAMPUNG - Lembaga Projamin dan Beberapa Awak Media hari ini melaporkan Akun Facebook Adi Adi Pranata ke pihak kepolisian, karena pengguna akun tersebut telah menghina LSM dan Wartawan dengan kata-kata yang tidak wajar.


Kasus ini berawal, Haris Pimred Media Intelijen Projamin memposting media intelijen di Fb nya DPP LPAKN RI namun Fb Adi Adi Pranata mengomentari dengan kata-kata yang kurang pantas dan elok, " Wartawan Wartawan Babi."



Walaupun sudah ada komentar yang kurang pantas dan elok yang disampaikan Akun pemilik Adi Adi Pranata, namun dijawab dengan baik oleh akun FB DPP LPAKN RI, "Kok ngomong gitu, langsung dikomentari akun FB Adi Adi Pranata, " Emang benar kan kata-kata saya.


Masih banyak lagi perkataan yang kurang pantas dan elok yang dilontarkan akun Adi Adi Pranata, sehingga kami merasa tidak senang dengan bahasa-bahasa yang dilontarkan akun FB Adi Adi Pranata tersebut yang jelas-jelas melecehkan profesi wartawan. 


Kemudian, karena merasa dilecehkan sebagai wartawan ataupun jurnalis seluruh Indonesia, akhirnya kami perwakilan media Intelijen Projamin akan melaporkan akun Adi Adi Pranata ini ke Mabes Polri.


Perwakilan Media Intelijen Projamin, Haris mengatakan, kami akan segera membuat laporan penghinaan dan pelecehan profesi wartawan dan jurnalis ke Mabes Polri. 


"InsyaAllah Akun Fb Adi Adi Pranata akan kami laporkan hari Senin berhubung hari ini minggu, " ujar Haris Pimred media Intelijen Projamin. 


Lebih lanjut Pimred media Intelijen Projamin Haris menambahkan bahwasanya ia sudah banyak mengantongi bukti-bukti baik bukti-bukti percakapan di Fb sekaligus dirinya juga sudah mengetahui keberadaan pemilik akun Adi Adi Pranata yang diduga seorang pegawai di kota jambi.



Ditempat lain Yopi Zulkarnain selaku Humas di LBH PAM RI Mengatakan, Saya Berharap Dengan adanya laporan ke Mabes Polri, penegak hukum (Polri) segera melakukan penangkapan pemilik akun yang telah menghina profesi wartawan dan jurnalis, sehingga menjadikan efek jera bagi oknum-oknum yang sering melecehkan wartawan, karena jurnalis itu adalah pahlawan tanpa tanda jasa.


"Dinilai telah mengangkangi UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers, karena mencoba menghalangi-halangi tugas saat melakukan tugas Wartawan. Di Dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 18 Ayat (1) tertulis Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3), dipidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau denda Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah)."


"Selain mengangkangi UU No. 40 tahun 1999, akun Facebook Adi Adi Pranata juga telah melanggar UU ITE. Dimana siapa yang dengan sengaja melanggar UU ITE akan di pidana yang mana hukuman pidana 12 tahun atau denda 12 M." Lanjut Yopi


"Pasal 27 ayat 3 UU ITE menyebut melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. dan di pasal 27 ayat 3 UU ITE sangat berbahaya. Terlebih lagi jika diterapkan oleh pihak-pihak yang tak paham soal dunia maya." Ucapnya


"Dengan ini saya berharap pihak aparat kepolisian segera melakukan penangkapan pengguna Akun Adi Adi Pranata secepat atau sesegera mungkin. Terkait kasus ini kami dari LSM, ORMAS, dan Awak Media akan selalu mengawal masalah ini sampai tuntas. Tutup Yopi.


Rilis : TIAH / TIM

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.