Kamis, 19 Mei 2022

OKNUM KEPSEK SMPN 1 WAY TUBA DIDUGA MEMANIPULASI UANG PIP UNTUK MEMPERKAYA DIRI

    5/19/2022   No comments

 



WAY KANAN - Bantuan Program Indonesia Pintar(PIP) yang diperuntukkan bagi siswa miskin atau rentan miskin untuk membiyai pendidikan melalui kartu indonesia pintar(PIP)di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 ( SMPN 1) Way Tuba disinyalir dicolong oleh oknum kepala sekolah bernama Muhidin.


Padahal pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan agar tetap melanjutkan pendidikan. Dengan adanya PIP ini, harapan dapat meringankan personal pendidikan peserta didik,baik biyaya langsung maupun tidak langsung.


Hal tersebut terdeteksi dari laporan beberapa walibmurid yang merasa sangat' dirugikan. Beberapa waktu lalu,salah satu wali murit menjelaskan bahwasanya siswa penerima bantuan tersebut menerima buku simpanan pelajar (Simpel) pada tahun 2022 yang diberikan kepada siswa dengan nominal yang diterima sebesar Rp 350.000. itupun tanpa kartunya.


Setelah dikroscek oleh penerima ternyata buku tersebut dikeluarkan pada tahun 2021 dengan nominal tertera sebesar Rp 1.125.000 dan Rp 750.000. namun dari tahun sebelumnya tidak menerima buku tabungan simpel dan kartu indonesia pintar.


Dalam prihal ini orang tua siswa dan sekaligus siswa sangat berharap'dana tersebut dapat di pergunakan untuk kebutuhan sekolah.


Saat dikompirmasi di sekolah SMPN 1 Way Tuba oknum kepala sekolah tidak ada ditempat, Awak Media juga berupaya melakukan kompirmasi melalui via telp berdering namun tidak juga dianggkat atau di respon.


Dalam hal ini atas keluhan masyarakat (Walimurid), Awak Media akan mengawal laporan yang diserahkan kepada Team Jokowi Kerja (JOKER) Way Kanan agar dapat memberikan / menyerahkan laporan resmi kepada pihak yang berwajib,untuk ditindak lanjuti secara hukum. 


REPORTER : CIK WAN & SANDI

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Ucapan Hari 17 Agustus 2022

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.