Sabtu, 14 Mei 2022

PENGEROYOKAN DAN PEMBUNUHAN DI DESA BANTAN YANG MENEWASKAN RULIANSYAH BELUM TERUNGKAP

    5/14/2022   No comments

 



OKU TIMUR - Masih teringat jelas tentang kasus pembunuhan yang menewaskan seorang pria yang bernama Ruliansyah Bin Usman, Ia tewas dikeroyok beberapa pemuda dengan mengunakan senjata tajam hingga tewas, kejadian di Jalan desa Bantan Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten Oku timur beberapa pelan yang lalu. Jumat, 13 Mei 2022.


Awal kejadian Ruliansyah Bin Usman mencari adiknya yang Bernama Bana, saat itu belum pulang kerumah, dan dengan inisiatifnya Ruliansyah mencari adiknya di seluruh kampung/desa Bantan Kec. Buay Pemuka Peliung Kab. Oku Timur, dalam upaya pencarian adiknya Ruliansyah tidak membuahkan hasil.


Pada saat hendak pulang kerumahnya yang jaraknya tak jauh dari desa itu tiba-tiba Ruliasyah dicegat oleh beberapa pemuda yang dikenalnya dan langsung menghajarnya dengan mengunakan senjata tajam hingga menyebabkan dia tewas di tempat.


Menurut masyarakat sekitar yang kebetulan ada di tempat kejadian mengatakan, Ruliansyah dikeroyok dan dibantai hingga tewas, diduga pelaku berjumlah 5 (Lima) orang.


Ruliasyah tewas dengan luka sekitar 17 tusukan dan sabetan dengan senjata tajam, ia mengalami luka tujuk disekitaran dada, tangan kiri dan tangan kanan serta telapak kaki sebelag kiri dan kanan.


Ruliasyah tewas dengan meninggalkan seorang istri dan tiga anaknya yang masih kecil. Ruliasyah memiliki dua orang putra dan satu orang anak perempuan.


Akibat dari kejadian ini, keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Mapolres Oku Timur dengan tanda buklti laporan Nomor : STTLP / 39/ VI /2022 / SPKT / POLRES OKUT / POLDA SUMSEL Hari Minggu tanggal 01 Mei 2022. 


Sampai berita ini diturunkan, Jajaran Reskrim Polres Oku Timur belum menangkap diduga para pelaku pembunuhan. 


REPORTER :  KARMAN

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Ucapan Hari 17 Agustus 2022

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.